Anggota KPPS Ngaku Honor Dipotong, Ketua PPK Purba Membantah

Ketua PPK Kecamatan Purba, Lambok Purba dan anggota KPPS 05 Nagori Pematang Purba, Welly Rolis Sinaga.

Simalungun, Lintangnews.com | Salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 05 Nagori Pematang Purba mengaku, honor mereka dipotong oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Akibatnya mereka hanya menerima upah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 sebesar Rp 425 ribu dari Rp 500 ribu yang telah ditetapkan.

“Semua kah KPPS merasakan penindasan seperti yang kami rasakan? Tanda tangan Rp 500 ribu untuk honor. Diterima Rp 425.000,” tulis anggota KPPS 05 Nagori Pematang Purba, kemarin.

Menurut postingan facebook anggota KPPS Nagori Pematang Purba ini, Welly Rolis Sinaga, alasan PPK dalam melakukan pemotongan senilai Rp 25.000 untuk pajak penghasilan (PPh) atau sebesar 5 persen. Dan sebesar Rp 50 ribu untuk administrasi.

Sementara dirinya dalam melaksanakan tugas, bekerja sampai pukul 01.00 WIB dini hari. Sehingga dirinya mempertanyakan dimana letak keadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Yang kami tanda tangani Rp 500 ribu untuk honor. Potong PPh 5 persen (Rp 25.000). Untuk admin Rp 50 ribu. Kerja sampai jam 1 pagi. Dimana letak keadilan di negara kita ini,” ungkap Welly.

Terkait ciutan anggota KPPS Nagori Pematang Purba itu, Ketua PPK Kecamatan Purba, Lambok Purba justru membantah. Dia menambahkan, bahwa ciutan tersebut tidak benar.

“Gak betul itu. Kalau pemotongan 5 persen itu benar. Itu sesuai arahan dari Sekretaris KPUD, Ade Arman Purba. Untuk pajak penghasilan (PPh),: ucap Lambok memakai bahasa daerah, Selasa (24/4/2019).

Terpisah, Ketua KPUD Simalungun, Raja Ahab Damanik menyesalkan adanya tindakan pemotongan tersebut. Dirinya pun mengutuk jika hal itu benar-benar terjadi.

“Seharusnya yang memotong itu dipotong lagi. Sudah tidak manusiawi itu apabila benar benar terjadi,” ucap Raja Ahab yang mengakui nafsu makannya berkurang saat ditemui di kantin KPUD Simalungun, Jalan Jan Horailam Saragih, Kecamatan Raya. (zai)