Anggota Pengawas Tempat Pemilihan Suara Kecamatan Limapuluh Resmi Dilantik

Batubara, Lintangnews.com | Sebanyak 330 orang anggota Pengawas Tempat Pemilihan Suara (PTPS) di Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, dilantik di gedung Wisma Sejahtera Perkebunan Tanah Itam Ulu, Senin (25/3/2019).

Sekretaris Panwascam Limapuluh, Wahidin Kamal menuturkan, pelantikan PTPS itu sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pembentukan, Pemberhentian dan Pergantian Antar Waktu Badan Pengawas Pemilihan Umum tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa.

Menurutnya, perlu penetapan Pengawas Pemilu tingkat Kecamatan dan Desa untuk mengawasi pemilihan DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden.

Pengambilan sumpah janji PTPS INI dipimpin Ketua Panwascam Limapuluh, Husnul Zen. Para PTPS ini terdiri dari 34 Desa dan 1 Kelurahan dari LimaPuluh Kota. Dilanjutkan penandatanganan integritas oleh Akbar Sahdan Nasution mewakili PTPS.

Husnul Zein dalam kata sambutan menyampaikan, rekrutmen PTPS sangat sulit sebab dengan syarat lulus SLTA atau sederajat, wajib berumur 25 tahun, namun berkat kerja sama tim dari tingkat Desa akhirnya bisa dipenuhi.

Para anggota PTPS se Kecamatan Limapuluh yang dilantik.

“PTPS masa jabatan 30 hari dari hari ini dan berakhir 7 hari setelah pemungutan suara,” sebutnya.

Menurutnya, PTPS wajib mengawasi proses pemilihan suara hingga penghitungan dan penghantaran hasil pemilu dari  tingkat Desa ke Kecamatan. Termasuk menertiban baliho atau spanduk Alat Peraga Kampanye (APK) dalam masa Minggu Tenang.

Allen Sitohang selaku Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Batubara menuturkan, PTPS baru tahun 2018 ini dibentuk untuk memastikan Pemilu dapat diketahui apakah dianggap sah atau tidak. Ini juga menjadi pertimbangan dalam apakah Pemilu itu wajib diulang atau tidak.

“PTPS harus bisa menjaga kelancaran Pemilu selaku hakim tunggal di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dalam pengawasan ada 3 hal yang harus dilaksanakan PTPS yakni, cegah, awasi langsung dan berani menindak jika ada pelanggaran,” ungkapnya. (wellas)