Razia Surat Uji Berkala, Dishub UPT Siantar Loloskan Truk Pengangkut Eucalyptus

16
Truk bermuatan kayu eucalyptus datang dari arah Perdagangan menuju Tobasa yang diloloskan.

Simalungun, Lintangnews.com | Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara UPT Siantar loloskan truk pengangkut kayu eucalyptus pasca menggelar razia surat-surat uji berkala bersama Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun di Jalan Siantar-Perdagangan, persisnya di Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Senin (25/3/2019).

“Kegiatan ini tentang surat menyurat, jadi kita tindak biar menguji kendaraannya. Bukan tentang razia tonase muatan,” ucap Kepala Dishub UPT Siantar, Imansyah Putra dil okasi kegiatan.

Lanjutnya, kegiatan itu untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas. “Kalau lengkap surat-suratnya, jelas layak. Seperti apa yang telah disampaikan Pak Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Simalungun,” sebut Imansyah.

Kepala UPT Dishub Siantar, Imansyah Putra di lokasi kegiatan.

Sebelumnya, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Simalungun, Aiptu Arwansyah Batubara menerangkan, kegiatan yang digelar bersama Dishub UPT Siantar dalam rangka.  pemeriksaan atau pengawasan. Kemudian dimensi kendaraan, sekaligus surat-surat kendaraan.

Aiptu Arwansyah menambahkan, razia bersama digelar, setelah Dishub UPT Siantar menyurati Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan langsung kepada Kasat Lantas, AKP Hendri ND Barus. Dalam hal ini untuk pengecekan kelayakan kendaraan.

“Ini dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut di wilayah Kabupaten Simalungun. Khususnya di Jalan Provinsi. Terhitung hari ini,” terang Aiptu Arwansyah.

Sejumlah truk bermuatan tandan buah sawit yang berhenti menghindari razia.

Lanjutnya, razia direncanakan, Selasa (26/3/2019) ke arah Raya-Saribudolok dan kegiatan dimulai pukul 09.00-15.00 WIB.

“Jadi untuk sementara ini ada 19 unit kendaraan yang kita dapati tidak melaksanakan uji berkala. Kita tilang agar kendaraannya diuji. Ini khusus pick up, angkutan umum dan barang. Mobil pribadi tidak,” tegasnya.

Disinggung terkait maraknya truk bermuatan tandan buah sawit yang berhenti jauh dari lokasi kegiatan razia, Aiptu Arwansyah menilai, kemungkinan akibat surat-suratnya tidak lengkap. (zai)