Polri dan BNNK Didesak Ungkap Penemuan Sabu di PKS SJS Hatonduhan

51
Mantan Ketua Komisi I DPRD Simalungun, Ruslan Purba.

Simalungun, Lintangnews.com | Mantan Ketua Komisi I DPRD Simalungun, Ruslan Purba mendesak Polri dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun segera membongkar kasus ditemukannya sabu sebanyak 4 paket besar di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sawita Jaya Sejahtera (SJS) Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Jumat (23/3/2019) kemarin.

“Desakan ini kita sampaikan sebab merasa janggal, di mana Humas PKS SJS, Januar Sinaga ada terdengar informasi menyuruh kabur pemilik barang haram itu. Meski ada peraturan dan perundang-undangan yang melarang melindungi,”  ucap Ruslan, Senin (25/3/2019).

Ini dikatakan Ruslan menanggapi konfirmasi lintangnews.com terkait informasi sabu sebanyak 4 paket saat pekerja sortasi PKS bernama Somat berupaya menyembunyikan barang haram itu.

Diketahui sabu diambilnya dari salah satu truk yang datang dari arah Tebingtinggi ke PKS dimaksud. Tanpa disadarinya, salah seorang pekerja bongkar melihatnya. Usai mengambilnya, lalu diserahkan pada petugas security bernama Amir. Dan Amir menerangkan itu adalah sabu.

Selanjutnya memberitahukan pada Bantuan Polisi (Banpol) bernama Elbin Siringo-ringo. Lalu Elbinmelaporkan pada Danton Scurity dan selanjutnya menginformasikan ke Januar Sinaga.

Kemudian Januar mendatangi lokasi PKS dan meminta Somat untuk membuatkan surat pernyataan dan diketahui saksi-saksi seperti pekerja bongkar yang menemukan, serta sejumlah petugas security yang turut mengetahui ditemukannya sabu itu.

Tiga orang personil Polsek Tanah Jawa mendatangi lokasi PKS bersamaan dengan Kapos Hatonduhan, Aiptu Girsang Sinaga. Namun petugas kesal, sebab Januar tidak menyerahkan pemilik, tapi hanya barang bukti sabu.

Akibat personil Polsek Tanah Jawa kesal, dan mereka tidak mau membawa barang bukti berupa 4 paket besar narkotika jenis sabu ke Polsek. Sehingga Aiptu Girsang yang menyerahkan, meski tidak ada diserahkan pemilik sabu tersebut.

Informasi lain menerangkan, hingga saat ini persoalan ditemukannya sabu di PKS SJS belum ditindaklanjuti pihak Polsek Tanah Jawa maupun Polres Simalungun dalam rangka melakukan konfirmasi.

Namun pihak PKS SJS sudah kasak-kusuk melakukan sterilisasi dengan cara bersama seluruh pekerja dan petugas security melakukan makan bersama diduga dalam rangka mengaburkan persoalan tersebut. (zai)