Antisipasi Libur Panjang Akhir Tahun, GTPP Covid-19 Tebingtinggi Gelar Rakor  

Kegiatan rakor yang dilaksanakan GTPP-Covid-19 Kota Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tebingtinggi menggelar rapat koordinasi (rakor), Kamis (17/12/2020) di ruang rapat lantai IV Balai Kota.

Rapat itu membahas persiapan mengantisipasi libur panjang akhir tahun dan Tahun Baru 2021.

Rakor dipimpin langsung Wali Kota, Umar Zunaidi Hasibuan selaku Ketua GTPP Covid-19 Kota Tebingtinggi, serta dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Mustaqpirin, Kapolres, AKBP James Hutagaol, mewakili Dandim 0204/DS, Danramil 13/TT, Kapten Inf Budiono, Kepala Dinas Kesehatan, Nanang Fitra Aulia, Kepala Dinas Kominfo, Dedi Parulian Siagian dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Umar Zunaidi mengatakan, GTPP Covid-19 mengadakan rapat dalam mengantisipasi lonjakan kasus Virus Corona dalam rangka menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Karena itu kita sepakat akan ada Operasi Siaga Covid Bersama bernama ‘Covid Nataru 2020. Kita akan melakukan operasi mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021,” paparnya.

Wali Kota mengharapkan kepada masyarakat, bisa mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dalam melaksanakan kegiatan keagamaan seperti Hari Natal dan Tahun Baru, termasuk masa liburnya.

Dia juga menyampaikan, kapasitas rumah ibadah yang digunakan hanya 50 persen. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh GTPP Covid-19 Nasional yang mengijinkan hanya 50 persen dimanfaatkan.

“Khusus untuk menyambut Tahun Baru, kita tidak akan melakukan peringatan atau perayaan Tahun Baru. Kita melarang berkumpul-kumpul dan tidak ada kegiatan atau aktifitas mengumpulkan orang atau mendatangkan orang untuk berkerumun. Itu tidak kita ijinkan dan Pemko Tebingtinggi tidak ada melakukan kegiatan perayaan Tahun Baru,” tegas Wali Kota.

Umar Zunaidi juga menegaskan larangan terkait acara keyboard perorangan yang sifatnya dapat mendatangkan orang. Wali Kota meminta kepada warga agar jangan hilir mudik dalam menyambut malam Tahun Baru, karena tidak ada kegiatan. Untuk mengantisipasi hal ini, petugas terkait akan melakukan razia terhadap masyarakat yang berkumpul.

“Kami juga ingatkan kepada pengusaha kafe dan restoran, tidak boleh membuka usahanya dalam waktu yang berlebihan. Batas waktu dan tempat akan kita perhatikan. Ini perlu kami tegaskan kepada para pengusaha minuman dan kuliner,” papar Wali Kota. (Purba)