Antrian Panjang, Polisi Buka Tutup Jalan Jembatan Sidua-Dua Parapat

Kadishub Simalungun, Ramadani Purba dan Camat Girsip, Boas Manik di lokasi longsor Jembatan Sidua-dua.

Simalungun, Lintangnews.com | Antrian panjang kendaraan arus balik mudik Natal dan Tahun Baru 2019 yang hendak melintas Jembatan Sidua-Dua (Jembatan Kembar) Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip) Kabupaten Simalungun terjadi.

Akibat antrian panjang tersebut, pihak Kepolisian setempat melakukan buka tutup jalan mulai Jumat (4/1/2019) pagi.

Informasi dihimpun dari Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Simalungun menyebutkan, petugas dari beberapa instansi, seperti dari Kepolisian, Dishub Simalungun, Dinas PU BM Jalan dan Jembatan, Uspika Kecamatan Girsip dan alat berat PT Bumi Karsa serta PT Toba Plup Lestari Tbk (TPL) masih standby di lokasi longsor.

Sementara arus lalu lintas (lalin) dari arah wilayah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menuju Kota Siantar menjadi 1 arah dari Parapat. Sebaliknya dari arah Kota Siantar menuju wilayah Tobasa diarahkan melintasi jalan alternatif Huta Sitahoan. Ini diberlakukan untuk memperlancar arus lalin.

Menurut petugas Dishub Kabupaten Simalungun bermarga Saragih, diperkirakan panjangnya antrean kendaraan yang terjadi kurang lebih mencapai puluhan kilomater. Dalam mengantisipasi antrian itu, pihak Kepolisian selaku instansi yang paling bertanggungjawab melakukan buka tutup jalan.

Diterangkan, awalnya longsor menimbun badan jalan Jembatan Sidua-Dua terjadi pada 27 Desember 2018 sekira pukul 09.00 WIB. Longsoran tana membawa material kayu, batu kerikil dan lumpur. Ini menyebabkan 1 unit truk expedisi dan mobil pribadi tertimbun pasca kejadian.

Kemudian menyusul longsor yang kedua pada tanggal 30 Desember 2018 sekira pukul 16.00 WIB Ini mengakibatkan tertutupnya akses kedua jalan di jembatan itu.

Longsor kembali menyusul pada malam harinya, sekira pukul 22.00 WIIB. Dan ini berlanjut lagi pada 31 Desember 2018. (zai)