Arist Merdeka : Anak Merupakan Anugerah yang Harus Diselamatkan

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait

Tobasa, Lintangnews.com | Guna melindungi dan menjaga aset generasi penerus bangsa, peran setiap elemen masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam melindungi hak anak.

“Menjadi kewajiban bagi kita orang tua, serta dukungan dari pemerintah untuk dapat memenuhi 10 hak anak,” sebut Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait, Minggu(27/1/2019).

Diketahui 10 hak anak itu yaitu , hak untuk bermain, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan perlindungan, hak untuk mendapatkan nama (identitas) dan hak untuk mendapatkan status kebangsaan.

Berikutnya, hak untuk mendapatkan makanan, hak untuk mendapatkan akses kesehatan, hak untuk mendapatkan rekreasi, hak untuk mendapatkan kesamaan dan hak untuk berperan dalam pembangunan.

“Anak merupakan anugerah yang harus diselamatkan. Tanpa anak (generasi) apa jadinya bangsa ini, siapa yang akan meneruskan pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Arist Merdeka.

Dia menuturkan, diperlukan perhatian lebih ekstra, seperti yang terjadi akhir-akhir ini kekerasan terhadap anak mulai mencuat di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

“Mengingat Kabupaten Tobasa merupakan daerah adat, yang memegang teguh prinsip budaya tabu melakukan hal negatif, rasanya perlu perhatian dari setiap elemen masyarakat melindungi hak anak,” sebutnya.

Arist Merdeka menuturkan, diperlukan peran masyarakat, tokoh adat, pemuka agama dan pemerintah, untuk menyelamatkan anak. Terlebih dimulai dari dalam keluarga itu sendiri, sehingga peran orang tua dibutuhkan dalam mendidik dan membimbing anak, khususnya seorang ibu yang biasanya lebih dekat dengan anak. (asri)