Beda Waktu dan TKP, Sat Narkoba Simalungun Ciduk 2 Warga Kecamatan Bandar

Kedua tersangka beserta barang bukti yang diamankan Sat Narkoba Polres Simalungun.

Simalungun, Lintangenws.com | Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun berhasil menciduk 2 orang warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Kedua terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu ini diciduk beda waktu dan Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (25/1/2019).

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui Kasat Narkoba, AKP Heri Endriano Sihombing, Minggu (27/1/2019) memaparkan, tersangka adalah Madi Saputra Damanik (25) warga Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar, diciduk Jumat (25/1/2019) sekira pukul 19.30 WIB.

Tersangka lainnya, Rusli (47) warga Gang Air Bersih, Kelurahan Perdagangan II, Kecamatan Bandar diciduk Sat Narkoba sekira pukul 20.30 WIB.

“Tersangka Madi Saputra Damanik diringkus petugas di lokasi Stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Perlanaan. Sedang tersangka Rusli dari Kampung Padang,” sebut AKP Heri via WhatsApp (WA).

Dari Madi, petugas menemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisi sabu seberat 0,45 gram dan 1 unit handphone (HP) merk Nokia warna hitam. Sementara dari Rusli diamankan paket sabu seberat 1,80 gram dan 1 unit HP merk Mito.

Sebelumnya, Jumat (25/1/2019) sekira pukul 15.00 WIB, Sat Narkoba Polres Simalungun mendapat informasi yang layak dipercaya, jika di SPBU Perlanaan Kecamatan Bandar, ada seorang laki-laki sering membawa sabu.

Atas informasi itu, Unit Opsnal berangkat ke lokasi sekira pukul 19.30 WIB dan melihat laki-laki yang dicurigai. Petugas langsung mengamankannya dan saat diinterogasi mengaku bernama Madi Saputra Damanik. Dia juga mengakui, barang bukti yang diamankan adala miliknya dan didapatkan dari Rusli.

“Unit Opsnal langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Rusli saat duduk-duduk di depan rumahnya,” sebut AKP Heri.

Hasil interogasi dan penggeledahan, Rusli mengaku sabu yang disita dari balik tembok tempat duduknya adalah miliknya. Rusli juga mengakui, barang haram itu diperolehnya dari Gono yang tinggal di belakang rumahnya.

Namun saat petugas melakukan pencarian, diketahui Gono tidak berada di rumahnya. Hingga saat ini petugas masuk melakukan pencarian terhadap Gono. (zai)