ASB Aksi Desak Perbaikan Jalan Lintas Provinsi yang Rusak di Simalungun

Aliansi Simalungun Bersatu melakukan aksi damai di kantor PTPN IV Kebun Marjandi.

Simalungun, Lintangnews.com | Aliansi Simalungun Bersatu (ASB) terdiri dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Gemapsi) dan Gerakan Pemuda Anti Korupsi Transparansi Pemerintahan (Gerpaktahan) melakukan aksi damai, Kamis (26/8/2021).

Aksi itu dilakukan di Jalan Lintas Provinsi Siantar-Saribudolok, tepatnya di Panei Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun dan melakukan pemasangan batu di jalan yang rusak. Selanjutnya melakukan aksi yang sama ke kantor PTPN IV Kebun Marjandi.

Koordinator Aksi, Anthony Damanik dan Jahenson Saragih dalam orasinya menyampaikan, dalam peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Simalungun diperlukan infrastruktur yang baik. Ini karena mayoritas pekerjaan masyarakat Kabupaten Simalungun adalah bertani.

“Berdasarkan investigasi kami di lapangan kondisi Jalan Lintas Provinsi di Simalungun dalam tahap memprihatinkan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap masyarakat dalam pendistribusian hasil panen dan aktivitas-aktivitas lainnya,” sebut Anthony.

Dia juga menyampaikan, hampir semua Jalan Lintas Provinsi dalam keadaan rusak parah. Diantaranya, Jalan Siantar-Perdagangan, Jalan Siantar-Saribudolok, Jalan Simpang Raya-Tigaras, Jalan Raya-Raya Kahean dan lainnya.

“Hingga saat ini kami menilai tidak adanya itikad baik dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara untuk melakukan perbaikan terhadap Jalan Lintas Provinsi di Simalungun,” tukasnya.

Spanduk yang dibawa Aliansi Simalungun Bersatu dalam melakukan aksi damai.

Sementara Jahenson menilai, tidak adanya upaya yang dilakukan Anggota DPRD Sumatera Utara yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut X meliputi Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar untuk mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) guna memperbaiki jalan rusak tersebut.

“Investigasi kami di lapangan, kondisi jalan rusak di Simalungun juga dipengaruhi aktivitas PTPN IV yang kerap kali menimbulkan banjir. Tentunnya ini berpengaruh terhadap kualitas jalan di Simalungun,” sebutnya.

Dalam pernyataan sikapnya, ABS mendesak Gubsu untuk segera melakukan perbaikan Jalan Lintas Provinsi yang rusak di Simalungun, dan apabila tidak mampu, untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Selanjutnya meminta seluruh anggota DPRD Sumut yang berasal Dapil Siantar – Simalungun untuk mendesak Gubsu untuk menganggarkan perbaikan Jalan Lintas Provinsi yang rusak di Simalungun.

“Kita juga mendesak Menteri BUMN, jajaran Direksi PTPN IV, khususnya Kebun Marjandi untuk segera melakukan konversi kelapa sawit menjadi tanaman yang mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup atau segera angkat kaki dari Bumi Habonaron Do Bona ini,” ucap Jahenson. (Red)