Bagi yang Tidak Mampu Secara Ekonomi, Universitas HKBP Nommensen Siantar ada Solusinya

Wakil Rektor IV UHKBPNP, Muktar Panjaitan.

Siantar, Lintangnews.com | Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar (UHKBPNP) mengajak putra-putri Indonesia, khususnya warga Provinsi Sumatera Utara untuk kuliah.

“Bagi yang tidak mampu secara ekonomi, tersedia KIP kuliah dan beasiswa. Mari belajar bersama kami. Ada KIP Kuliah, jumlahnya terbatas,” ujar Wakil Rektor IV UHKBPNP,  Muktar Panjaitan, Jumat (9/9/2022).

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak pada perekonomian masyarakat melanjutkan pendidikan keluarganya.

Kondisi tersebut kata Muktar, dapat dirasakan pihaknya. Sehingga, pihak kampus berupaya meyakinkan pemerintah dan mitra kerja sama mencari jalan keluar dengan menyiapkan bantuan KIP kuliah dan beasiswa.

“Salah satu upaya, UHKBPNP hadir membantu masyarakat, anak muda dan kaum millenial yang lemah secara ekonomi melanjutkan pendidikannya,” sebut Muktar.

Dijelaskannya, pada era revolusi industri 4.0 seperti saat ini terjadi disrupsi, dimana masyarakat menyukai teknologi dan menjadikannya kebutuhan sekaligus sarana mendapatkan penghasilan. Itu ditandai dengan banyaknya pengguna gadjet dab platform media sosial (medsos) yang jumlahnya jutaan orang.

Perubahan itu dijelaskan Muktar, memantik pihaknya membuka jurusan ilmu komputer. “Bagi yang gemar teknologi, ada jurusan atau prodi ilmu komputer.

“Selain itu, ada juga 13 progam studi yang jadi pilihan. Totalnya ada 14 jurusan. Masing-masing jurusan ada KIP kuliah dengan jumlah terbatas,” kata doktor lulusan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini.

Prodi Ilmu Komputer dan Perkembangan Teknologi

Merespons pertanyaan apa itu jurusan ilmu komputer, kurikulum dan setelah lulus bekerja dimana, dosen UHKBPNP bidang mobile programing, Jaya Tata Hardinata menjelaskannya dengan lugas.

Menurut Jaya, mahasiswa-mahasiswi atau calon Sarjana Ilmu Komputer akan dibimbing belajar bagaimana komputer mampu melakukan berbagai hal yang diinginkan. Termasuk mengembangkan sebuah aplikasi maupun sistem perangkat lunak.

“Ada yang menjadi ide-ide kreatif mahasiswa-mahasiswi bisa diwujudkan, apalagi di dunia informasi digital yang semakin tak terbatas,” imbuh Jaya.

Kurikulum prodi Ilmu Komputer di UHKBNP disesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini. Misalnya, menciptakan aplikasi, merancang jaringan, kecerdasan buatan, robotika dan lain sebagainya.

“Peluang kerja bervariasi, lantaran bisa diterapkan di segala bidang, peluang inovasi pun sangat besar, cakupan ilmu luas dan bisa memprediksi masa depan,” terang Jaya yang juga Konsultan IT di beberapa di daerah di Sumut ini.

UHKBPNP saat ini memiliki 3 fakultas yakni FKIP yang terdiri dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jerman, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia dan Pendidikan Biologi.

Selanjutnya, Fakultas Tehnik. Fakultas ini terdiri dari 2 program studi yakni Tehnik Mesin dan Manajemen Sumber Daya Perairan. Kemudian FMIPA yang memiliki 2 program studi, yakni Matematika dan Ilmu Komputer. (Rel)