Barnas Siantar Ajak Masyarakat Hormati Hasil Pemilu 2019

Ketua Barnas Siantar, Raymond Sinaga didampingi Sekretaris, Noperi Ambarita.

Siantar, Lintangnews.com| Pimpinan Cabang Barisan Nasionalis (Barnas) Kota Siantar, Raymond Sinaga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar menunggu pengumuman hasil pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 22 Mei mendatang.

Hal ini disampaikan Raymond didampingi Sekretaris Barnas, Noperi Ambarita, Senin (20/5/2019).

“Marilah kita terima dan hormati siapapun nantinya yang akan ditetapkan sebagai peraih perolehan suara terbanyak, karena itu merupakan hasil pilihan rakyat,” sebutnya.

Menurutnya, Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 17 April telah selesai dan pelaksanaannya di Siantar berlangsung dengan lancar, aman dan damai.

“Untuk itu kita harus tetap pertahankan prestasi ini hingga penetapan KPU pada 22 Mei nanti,” ujarnya.

Lanjut Raymond, apabila ada hal-hal yang dianggap sebagai suatu kecurangan yang terjadi, dianjurkan agar hal ini diselesaikan melalui prosedur yang berlaku.

“Mari kita selesaikan sesuai dengan aturan prosedur hukum yang berlaku di negara ini. Sebagai warga negara, kita wajib menghindari tindakan-tindakan yang bertentangan dengan hukum,” terangnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat tidak gampang terpancing atau pun terprovokasi oleh undangan ataupun ajakan sekelompok orang, yang mungkin berpotensi mengakibatkan konflik horizontal di tingkatan masyarakat, bahkan sampai memecah belah bangsa.

Sambungnya, setiap tindakan yang bertentangan hukum hanya akan merugikan diri sendiri, masyarakat dan mengancam keutuhan berbangsa.

“Marilah kita bijak dalam menerima dan menanggapi isu-isu yang bertebaran melalui media sosial (medsos). Pastikan informasi yang kita terima bukan hoaks dan jangan mudah terpancing,” tandasnya

Sedangkan Noperi Ambarita berharap, agar persatuan dan kesatuan dapat ditularkan melalui Siantar sampai ke daerah lainnya.

“Mari kita buktikan bahwa Siantar memang benar dan layak mendapatkan predikat sebagai salah satu kota tertoleren di Indonesia,” tutup Noperi. (elisbet)