Bawaslu Tobasa Segera Tindak APK Melanggar Aturan

49
Salah satu Alat Peraga Kampanye yang ditempel di pohon.

Tobasa, Lintangnews.com | Adanya laporan dari masyarakat terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (PKPU RI), membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) akan melakukan tindakan pada bulan Februari 2019 ini.

“Jika ada APK yang dipasang dan ditempelkan di pohon, jelas telah melanggar PKPU RI Nomor 23 Tahun 2018 pasal 31 ayat 2 huruf h,” sebut Ketua Bawaslu Tobasa, Juniat Sitorus, Selasa (29/1/2019).

Ada pun pelanggaran untuk pemasangan APK sesuai PKPU Nomor 23 Tahun 2018 pasal 31yang perlu diketahui para Calon Legislatif (Caleg) agar tidak sembarangan memasangnya.

Stiker sebagaimana dimaksud dilarang ditempel di tempat umum misalnya, rumah ibadah termasuk halaman, Rumah Sakit (RS) atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan,sarana dan prasarana publik serta ditaman dan pepohonan.

“Di bulan Februari ini, Bawaslu Tobasa akan menurunkan setiap APK yang tidak sesuai aturan,” sebut Juniat.

Dalam penurunan APK itu, Bawaslu nantinya akan didampingi Satpol PP, Dinas Perijinan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kepolisian. (asri)