Belajar Tatap Muka di Labuhanbatu Digelar September 2021  

Pj Bupati Labuhanbatu, Mulyadi Simatupang.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Penjabat (Pj) Bupati, Mulyadi Simatupang, Asisten I, Sarimpunan Ritonga, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan (Disdik) dan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengikuti video confrence (vidco) terkait Intruksi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengenai pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19.

Vidcon berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Labuhanbatu, Jalan Sisingamangaja, Rantau Selatan, Senin (30/8/2021).

Berdasarkan Intruksi Gubernur Sumut Nomor : 188.54/39/INST/2021 pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di masa pandemi Covid-19 di Sumut akan dilaksanakan bulan September 2021.

Ini dilakukan ekstra ketat dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan dan wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Pj Bupati saat dikonfirmasi membenarkan rencana pelaksananaan PTM Terbatas itu akan dilakukan pada bulan September 2021.

“Sudah ada Surat Keputusan (SK) Gubsu  direncanakan mulai 1 September 2021 dengan beberapa persyaratan. SK kita teruskan dan sampaikan kalau di Labuhanbatu pemberlakuannya mengikuti persyaratan yang sudah ditentukan,” jelas Muliyadi, Selasa (31/8/2021).

Dirinya juga meminta Disdik segera berkoordinasi dengan pihak BPBD untuk mempersiapkan PTM dengan prokes yang diatur, dan meminta seluruh tenaga pengajar untuk divaksin sebelum pelaksanaan PTM Terbatas. Mulyadi berharap, minggu kedua September sudah bisa melaksanakan PTM Terbatas.

Hasil zoom meeting atau vidcon untuk Kabupaten/Kota level 4, semua kegiatan formal, non formal dan informal dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh.

Sedangkan Kabupaten/Kota level 3 dan 2, pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan melalui PTM Terbatas, dengan kapasitas maksimal 50 persen dan memprioritaskan kesehatan semua satuan pendidikan.

Terkecuali SDLB, MILB, SMPLB, SMLB dan MALB maksimal 62-100 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 orang peserta didik/kelas.

Sementara PAUD maksimal 33 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 orang peserta. (Sofyan)