Belajar Tatap Muka, Dibutuhkan Kesiapan yang Matang dari Pemko Siantar

Siantar, Lintangnews.com | Pemko Siantar diminta melakukan persiapan secara matang rencana belajar tatap muka yang akan digelar pada awal tahun 2021 mendatang.

Persiapan itu mencakup pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Sekolah juga harus memiliki sanitasi yang jumlahnya memadai untuk melayani siswa, pendidik dan tenaga kependidikan.

“Bagaimana prokes dan sejumlah persyaratan lainnya dijalankan secara ketat, tidak sebatas formalitas semata,” ucap Anggota DPRD Siantar, Frans Herbert Siahaan saat ditemui, Selasa (15/12/2020).

Dijelaskan Ketua Partai NasDem Siantar ini, dalam melakukan belajar tatap muka, pihak sekolah harus menyiapkan proses belajar mengajar secara matang. Ini termasuk bagaimana sanitasin, disinfektan dan lain sebagainya. Sehingga hal ini harus menjadi perhatian yang serius dari Pemko Siantar.

Lanjutnya, dengan kondisi banyaknya pelajar yang berasal dari luar daerah, tentunya hal ini juga harus disikapi oleh Pemko Siantar. “Artinya kebijakan belajar tatap muka ini membutuhkan kalkulasi dan persiapan secara matang,”  tutur Anggota Komisi II DPRD Siantar ini.

Dikatakan Frans, pihaknya berharap dengan kebijakan ini tidak menimbulkan masalah baru nantinya. Apalagi sesuai aturan bahwa biaya belajar tatap muka ini dibebankan.

Ia mengakui, akibat proses belajar daring yang dilakukan selama ini sejumlah orang tua siswa-siswi mengeluh. Pasalnya, selain mengurus rumah tangga, para orang tua harus merangkap sebagai guru buat anak-anaknya.

“Bagaimana menjadi seorang seorang ibu merangkap sebagai guru, dengan pengetahuan dan persiapan yang terbatas. Prinsipnya kita setuju dengan belajar tatap muka, hanya saja dibutuhkan kesiapan yang matang,” tutup Ketua Fraksi NasDem DPRD Siantar ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemko Santar berencana membuka belajar tatap muka pada Jbulan anuari 2021 mendatang. Rencana itu ditindaklanjuti Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Siantar dengan menggelar rapat di Ruang Data Pemko Siantar, Senin (14/12/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pemko Siantar, Rosmayana Marpaung mengatakan, rencana belajar tatap muka untuk siswa-sisw Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilakukan pada tanggal 11 Januari 2021.

Untuk dapat menggelar belajar tatap muka, pihak sekolah harus menyanggupi sejumlah syarat yang ditetapkan melalui kesepakatan 4 Menteri. Di antaranya persyaratan itu yakni, pelaksanaan prokes secara ketat.

“Sekolah harus memiliki sanitasi yang jumlahnya memadai, untuk melayani anak didik, pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,” terang Rosmayana.

Lanjutnya, untuk menggelar belajar tatap muka, pihak sekolah harus mendapat izin (persetujuan) dari Komite Sekolah dan persetujuan dari orang tua siswa-siswi. (Elisbet)