Beredar Informasi Ada Pungli Kenaikan Golongan Pegawai di RSUD dr Djasamen Saragih

foto ilustrasi. (int/LN)

Siantar, Lintangnews.com | Beredar informasi yang diterima mengenai adanya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum tertentu kepada pegawai RSUD dr Djasamen Saragih.

“Ada pungutan atau dimintai biaya untuk kenaikan golongan. Besaran biaya yang dimintai sekitar Rp.700.000” sebut seorang pegawai RSUD dr Djasamen Saragih yang enggan menyebut namanya melalui Whats App (WA), Jumat (28/6/2019).

Menanggapi hal ini, Wakil Direktur III RSUD Djasamen Saragih, Roni Sinaga, membantah informasi adanya pungutan biaya untuk kenaikan golongan pegawai RSUD Djasamen Saragih.

Ia menerangkan bahwa informasi itu perlu ditinjau kebenarannya, dengan mencari tahu siapa sumber yang membeberkan kabar tersebut.

Terkait hal tersebut, dirinya butuh waktu untuk mencari tahu kebenaran akan informasi itu ke bagian kepegawaian RSUD Djasamen Saragih.

“Kalau ada datanya, unsur 5W tambah 1 H-nya, silahkan dibuktikan. Kalau enggak kami anggap informasi itu hoax. Karena kami butuh data seperti itu untuk diklarifikasi,” katanya.

Dijelaskannya, untuk saat ini pihaknya belum dapat memastikan jika informasi itu sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kalau (Informasi) itu masih katanya, aku belum bisa bilang itu fakta. Karena ada 6 orang anggota kepegawaian ku yang harus ku konfirmasi mengenai kebenarannya itu,” jelasnya.

Lanjut Roni, pihaknya sampai saat ini belum menerima informasi mengenai dugaan pungutan sejumlah uang untuk kenaikan golongan pegawai itu.

“Sampai sekarang belum ada laporan masuk ke kita. Makanya kalau data pelapor pun gak jelas, kami anggap hoax. Tapi, kalau ada pun data pelapor pasti kami rahasiakan. Karna bisa jadi fitnah, tapi bisa jadi benar,” ungkapnya.

Sambungnya, jika informasi itu benar, pihaknya berani mengambil sikap tegas untuk memberikan sangsi kepada oknum yang melakukan pengutipan uang tersebut.

“Dan kalau benar (pungli) kami akan kasih sanksi berat kepada pegawaianya. Karena kami sudah terbiasa dengan sanksi berat,” jelasnya.

Roni akui saat ini ada proses kenaikan golongan pegawai di RSUD Djasamen Saragih. Kenaikan golongan tersebut dilakukan setiap bulan. (Elisbet)