Bongkar Muat Truk Jajanan Picu Kemacetan di Jalan Kartini

Truk yang parkir di badan jalan di Jalan Kartini Kisaran Barat. 

Asahan, Lintangnews.com | Sejumlah warga keluhkan aktivitas bongkar muatan barang yang dilakukan truk pengangkut jajan di kawasan Jalan Kartini, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Akibatnya para pengguna jalan menjadi marah lantaran menyebabkan kondisi jalanan menjadi macet.

Banyak truk yang melakukan bongkar muat di badan jalan semakin hari semakin membuat parahnya kemacetan di jalan. Itu terlihat ketika melintas di sepanjang Jalan Kartini.

Rijal (30) warga setempat mengatakan, kemacetan di Jalan Kartini itu terjadi setiap hari karena disebabkan kegiatan bongkar muat barang yang dilakukan truk-truk barang.

“Tak jarang barang muatan yang diturunkan tepat di badan jalan, sehingga membuat arus lalu lintas macet,” sebut Rijal, Rabu (6/2/2019).

Selain itu, prilaku pengguna kendaraan yang suka memarkirkan kendaran sembarangan juga makin memperparah keadaan dan kondisi jalan pun menjadi menjadi semakin sempit.

“Para supir truk sering melakukan bongkar muat disini, gara-gara bongkar muat sembarangan jalan pun macet dibuatnya. Belum lagi warga kita yang membawa kendaraan juga suka parkir sembarangan jadi jalan makin sempit,” kata Rijal.

Menurutnya, parahnya kesemerawutan di jalan itu membuat warga juga banyak menyampaikan keluhan dan meminta Pemkab Asahan melalui dinas yang berkaitan agar segera melakukan tindakan untuk mengatasinya.

Sementara itu, warga lainnya Andreas mengatakan, kemacetan akibat truk itu sudah lama berlangsung, namun seolah dibiarkan saja. Pihak pengusaha juga seolah-olah membiarkan aktivitas bongkar muatan di pinggiran jalan dan tidak memikirkan keselamatan pengguna jalan. Andreas menuturkan, jangan karena kepentingan dan keuntungan pribadi, warga lainnya merasakan dampak yang ditimbulkan.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk secepatnya mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan ini. Sebab akibat kemacetan itu dapat mengakibatkan kecelakaan,” sebut Andreas. (handoko)