Buka FGD Tentang Pertambangan dan Lingkungan Hidup, Ini Disampaikan Bupati Asahan 

Bupati Asahan, Surya memberikan kata sambutan dalam FGD tentang kebijakan pertambangan dan lingkungan hidup.

Asahan, Lintangnews.com | Bupati Asahan, Surya membuka pelaksanaan Fokus Group Discussion (FGD) tentang kebijakan pertambangan dan lingkungan hidup, serta berkomitmen dengan Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pemeliharaan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kamis (4/3/2021).

Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Asahan, Muhammad Yusuf Sihotang dalam laporannya mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan FGD untuk menggali dan mendapatkan rumusan dalam menentukan, serta menetapkan arah kebijakan Pemkab Asahan dalam bidang pengelolaan pertambangan dan lingkungan hidup.

“Peserta yang mengikuti FGD terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kasi Pemerintahan dan Kasi PMK Kecamatan. Sedangkan narasumber terdiri dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara diwakili Kasi Pencemaran Lingkungan, Freddly Saragih, dengan judul ‘Kebijakan Pemerintah Terhadap Pencemaran Lingkungan’,” paparnya.

Sementara itu Bupati Surya mengatakan, salah satu faktor mempengaruhi dalam menghasilkan kualitas hidup yang sehat adalah lingkungan. Menurutnya, Pemkab Asahan akan tetap berkomitmen untuk melestarikan lingkungan dari pencemaran  sesuai dengan UU Nomor 32 Tahun 2009.

“Namun untuk mewujudkan harapan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi perlu peran serta masyarakat untuk sama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan Sumber Daya Alam (SDA) dari pencemaran lingkungan,” papar Surya.

Bupati menambahkan, Undang Undang Dasar 1945 menyatakan, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak azasi bagi setiap warga Negara. Karena itu, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat berkewajiban melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

“Ini agar lingkungan hidup Indonesia dapat menjadi sumber dan penunjang hidup bagi masyarakat,” sebutnya mengakhiri. (Heru)