Ketua PKK Taput : Produk UMKM Kembali Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19

Ketua PKK Taput, Satika Simamora bersama Bupati, Nikson Nababan melihat berbagai produk UMKM.

Taput, Lintangnews.com | Launching Koperasi Produsen Mega Gotong Royong dan Pameran UMKM Anak Muda Millenial di Sopo Partukkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) berlangsung selama 3 hari, dengan menjajakkan hasil kreatifitas para penggiat usaha jajanan dan kuliner lainnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Taput, Satika Simamora berbagi kisah dengan para media, saat menyambangi lokasi kegiatan, Kamis (4/3/2021).

Dia menuturkan, semenjak kepemimpinan Bupati Taput, Nikson Nababan, dirinya sebagai istri, turut mendampingi dan membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah itu.

“Kenapa saya katakan demikian, karena hati ini sepertinya sudah tertaut di sana (UMKM). Saya selalu mendampingi mereka dari awal memberikan inovasi dan kreativitas untuk UMKM. Ini agar bagaimana produk mereka tidak hanya dipakai secara lokal,” paparnya.

Dengan upaya keras dan perjalanan waktu yang panjang, ternyata ini bisa berhasil. Produk UMKM Taput mulai dilirik di tingkat nasional maupun internasional. Khususnya produk ulos mulai digunakan di dunia fashion, seperti Jakarta Fashion Week dan juga Internasional Fashion Week.

Satika mengaku, UMKM sempat terpuruk di masa pandemi Covid-19. Tetapi dengan kesabaran, telaten dan segala upaya ditempuh untuk kembali menggeliatkan UMKM di Taput.

“Setiap hari saya harus memikirkan bagaimana mereka bisa bangkit dan terus merangkak maju di tengah keterpurukan membantu upaya yang juga disokong Pemkab Taput,” imbuhnya.

Dia menambahkan, ditelisik satu persatu, produk apa yang bisa diluncurkan di tengah pandemi ini sehingga menjadi kebutuhan seperti masker. “Saya berpikir bagaimana masker bisa terbuat dari ulos dengan kemasan yang menarik tetap  aman dipakai. Saya tawarkan ke UMKM dan permintaan banyak mengalir,” sebutnya.

Selanjutnya, jaket modis yang bahannya terbuat dari ulos juga menjadi produk banyak dilirik. Menarik, modern, enak dipakai dan tetap dari bahan ulos menjadi salah satu hasil produksi UMKM.

“UMKM Taput mulai bangkit dari keterpurukan pandemi Covid-19, perlahan tetapi pasti bisa. Pemkab Taput, Dekranasda, para pelaku UMKM dan PDI-Perjuangan bersinergi untuk membangkitkan UMKM. Melalui Koperasi Produsen Mega Gotong Royong Jaya, kita memiliki harapan besar ketika bersinergi nantinya dengan aplikasi penjualan online yang akan diciptakan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Taput,” paparnya. (Pembela)