Bupati Asahan Beri Motivasi Pelajar Ikuti Tes Beasiswa Sampoerna Foundation

Bupati Asahan, Surya menyerahkan cenderamata pada tim Sampoerna Foundation.

Asahan, Lintangnews.com | Bupati Asahan, Surya bersama tim Sampoerna Foundation melalui Gina Gustam dan Syahril, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kacabdis Pendidikan Sumatera Utara diwakili Abdul Kodir Situmorang hadiri sosialisasi beasiswa kuliah di Arizona University Amerika Kampus Sampoerna University Jakarta dan tes diagnostik calon peserta bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kisaran, Rabu (29/1/2020).

Bupati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih ada Yayasan Putera Sampoerna yang telah menerima kerja sama bidang pendidikan dengan Pemkab Asahan.

Ini termasuk dan telah memberi kesempatan pada putra-putri Asahan untuk dapat melaksanakan jenjang pendidikan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Asahan.

“Semoga ini bisa berkesinambungan kedepannya. Perlu juga saya sampaikan, kerja sama dengan Sampoerna Foundation untuk Sumatera Utara di Asahan merupakan yang pertama kalinya,” ujar Surya.

Lanjut Bupati, Sampoerna University lebih dari sekedar kampus, tetapi juga merupakan komunitas belajar, dengan tujuan mempersiapkan siswa-siswi untuk sukses, baik secara akademik maupun profesi. Para pelajar tidak hanya belajar memperoleh keunggulan akademik, melainkan mereka akan ditantang untuk berfikir, berkinerja dan berkembang.

“Dengan program ini, diharapkan siswa-siswi memiliki keterampilan lebih baik serta berpeluang membuka pintu karier para mahasiswa secara nasional maupun internasional. Setelah lulus nantinya, kami juga mengharapkan tamatan dari perguruan tinggi ini bisa kembali ke daerah dan dapat mengaflikasikan ilmunya demi kemajuan Asahan kedepannya,” ucap Surya.

Bupati juga menyampaikan, program studi yang dibuka adalah Teknik Mesin, Teknik Industri, Ilmu Komputer, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Akuntansi, Bahasa Inggris dan Matematika.

Mengakhiri sambutannya, Surya mengajak para siswa-siswi untuk mengikuti tes diagnostik secara serius. Karena hasil dari tes ini nantinya akan menentukan tes berikutnya, sampai terpilih siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa.

“Tes ini dilakukan tanpa ada intervensi serta kecurangan di dalamnya. Jika siswa-siswi memiliki kemampuan yang dipersyaratkan Universitas, maka dipastikan akan lulus,” tukas Surya. (Heru)