Bupati dan Wabup Asahan Tinjau Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban

Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar meninjau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Asahan, Lintangnews.com | Momentum Hari Raya Idul Adha atau sering disebut Hari Raya Kurban menjadi wadah bagi umat Islam untuk saling berbagi kepada sesama.

Khusunya bagi yang memiliki kemampuan untuk menyembelih hewan kurban yang biasanya dilakukan pasca mengikuti Sholat Idul Adha.

Namun 2 tahun ini (1441 H/2020 M dan 1442 H/2021 M) perayaan Hari Raya Idul Adha berbeda dari tahun sebelumnya. Indonesia termasuk salah satu negara yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

Karenanya, berbagai pelaksanaan kegiatan baik pemerintahan, keagamaan maupun kemasyarakatan, seperti halnya pelaksanaan Sholat Ied Adha dan penyembelihan hewan kurban harus dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Hal ini juga dilakukan Pemkab Asahan, dengan menerapkan prokes Covid-19 dalam pelaksanaan Sholat Ied Adha dan penyembelihan hewan kurban.

Pasca dilaksanakan Sholat Idul Adha, Bupati, Surya bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan peninjauan ke beberapa dinas yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BKD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PU dan PR, Badan Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PMD, Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Dinas P2KBP3A, Dinas Kominfo, BPKAD, Disnaker, Dinas Perkim, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (20/7/2021).

Sementara di hari yang sama Wakil Bupati, Taufik Zainal Abidin Siregar bersama beberapa OPD juga mengunjungi Dinas Perhubungan, Kantor Camat Kota Kisaran Barat, Inspektorat, Dinas Capil, Satpol PP, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, BPBD, PDAM, Sekretariat DPRD dan Dinas Pendidikan.

Hal dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, apakah sudah sesuai dengan himbauan dan intruksi dari Bupati Asahan. Intruksi itu mengatakan penyembelihan hewan kurban seyogyanya dilakukan di dinas masing-masing. Selanjutnya menyerahkan daging kurban ke tempat yang telah ditentukan untuk dibagikan.

Bupati mengatakan, sebagai umat Islam harus menauladani sifat Nabi Ibrahim as yang memiliki ketaqwaan kepada Allah SWT yang luar biasa, dengan rela menyembelih anaknya sendiri Nabi Ismail. Kemudian dengan izin Allah SWT berubah menjadi seekor hewan sembelihan yang besar.

Senada dengan itu, Wakil Bupati juga berpesan agar masyarakat dapat mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah kurban.

“Saya berharap kita dapat mengambil hikmah terbesar dari pelaksanaan ibadah kurban sebagai bentuk keikhlasan untuk berbagi kepada sesama,” ujar Taufik Zainal. (Heru)