Bupati Taput Himbau Masyarakat Hilangkan Ego Sektoral Demi Terwujudnya Pendirian Untara

Bupati Taput, Nikson Nababan.

Taput, Lintangnews.com | Usaha keras Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan untuk mendirikan Universitas Tapanuli Raya (Untara) perlu didukung bersama khususnya masyarakat di daerah itu.

Pasalnya, setelah menjabat sebagai orang nomor 1 di Kabupaten Taput, Nikson sudah bertekad mengajukan pendirian Untara ke Kementerian terkait, bahkan Presiden Joko Widodo. Ini agar mendukung dan menyetujui berdirinya Untara, dengan tujuan tidak lain untuk memajukan ekonomi masyarakat Taput, khususnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Apalagi ini terwujud, maka para orang tua tidak lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk menyekolahkan anak-anaknya ke perguruan tinggi. Contohnya biaya kos-kosan anak mereka yang kuliah, karena sudah sangat dekat dengan tempat tinggalnya,” sebut Nikson, Selasa (30/3/2021).

Selanjutnya ketika Untara berdiri, maka terjadi peningkatan ekonomi di sekitar wilayah kampus. Sepertinya para pedagang di sekitar kampus akan laku dagangannya. Begitu juga bagi pengusaha kos-kosan yang mempunyai lahan di sekitar kampus juga akan meningkat perekonomiannya.

Menurut Nikson, dengan berdirinya Untara itu, maka tidak perlu lagi masyarakat Taput mengeluarkan uang ke daerah lain. Melainkan sebaliknya mendatangkan uang ke Taput.

“Tujuan ini bisa tercapai, ketika warga Tapanuli Raya, khusus di Taput tidak saling memojokkan dan bersaing tidak sehat yang mengutamakan ego sektoral dari pada kepentingan anak cucu kita nanti.,” tukas Bupati Taput 2 periode ini.

Dia juga mengatakan, usaha keras untuk mendirikan Untara bukan lah karena benci dan tidak suka dengan institut yang sudah ada di Taput. Ini melainkan pembenahan dan menuju yang lebih baik bagi mahasiswa-mahasiswi yang lulus dari Untara nantinya.

“Saya bermaksud lebih baik ketika mereka menyandang gelar nanti mahasiswa-mahasiswi yang lulus tidak lagi menjadi pengangguran seperti saat ini,” paparnya.

Nikson juga menegaskan, pendirian Untara ini bukan kepentingan pribadinya, melainkan putra-putri bahkan anak cucu di kemudian hari.

“Ini murni program dan mimpi saya yang belum terwujud. Namun saya percaya dengan doa dan dukungan penuh dari masyarakat Taput demi kemajuan kita bersama. Yang paling penting hilangkan negatif thinking dan ego demi tujuan baik untuk kepentingan bersama,” sebutnya. (Gihon)