Bupati Taput Pimpin Upacara HUT Korpri dan Guru

Bupati Taput, Nikson Nababan meniup kue ulang tahun HUT Korpri dan HUT Guru.

Taput, Lintangnews.com | Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 48 dan Hari Guru ke 74, didampingi Kapolres, AKBP Horas M Silaen, Dandim 0210/TU, Letkol Czi Roni Agus Widodo, Sekda Indra Simaremare dan Ketua TP PKK, Ny Nikson Nababan bertempat di Stadion Mini Serbaguna, Tarutung, Selasa (3/12/2019).

Dihadapan peserta upacara diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota Korpri, guru, Kepala Sekolah (Kepsek), Pengawas Sekolah, Bupati membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo selaku Penasehat Nasional Korpri. Dilanjutkan membaca sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Dalam sambutannya, Presiden mengajak seluruh anggota Korpri untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan, idak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linear dan tidak ada lagi kerja rutinitas.

“Birokrasi harus berubah, kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan. Saya mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi,” sebutnya.

Lanjutnya, orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi pada prosedur, tetapi lebih ke hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong dan dipercepat dengan cara penerapan teknologi.

“Bahkan saya sudah minta Eselon III dan IV untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antar negara yang semakin sengit seperti saat ini jika lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita,” demikian sebagian kutipan sambutan Presiden.

Sementara sambutan Mendikbud menjelaskan, tugas guru adalah tugas termulia dan sekaligus tersulit. Mendikbud juga menekankan pentingnya guru untuk melakukan perubahan yang dimulai dari kelas.

“Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak. Selamat Hari Guru,” ucap Bupati mengakhiri sambutan Mendikbud.

Usai upacara dilanjutkan penyerahan tali asih Korpri. Ini terdiri dari, pemberian cinderamata kepada anggota Korpri yang purnabhakti sebanyak 36 orang. Pemberian uang duka kepada anggota Korpri yang meninggal dunia sebanyak 7 orang.

Kemudian, pemberian uang duka kepada suami/istri anggota Korpri yang meninggal dunia sebanyak 8 orang. Pemberian cinderamata kepada anggota Korpri yang melangsungkan pernikahan pertama sebanyak 7 orang.

Terakhir, pemberian bantuan pendidikan kepada putra-putri anggota Korpri yang masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebanyak 44 orang.

Selain itu, penyerahan penghargaan kepada 3 OPD sebagai pendonor darah terbanyak, yaitu Inspektorat, RSUD Tarutung dan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang). Donor darah yang dilaksanakan Korpri Taput sebagai salah satu rangkaian peringatan HUT Korpri ke 48 tahun 2019. (Pembela)