
Deli Serdang, Lintangnews.com | Camat Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Rahmad Azahar Siregar didampingi UPT Wilayah III Dinas SDABMBK, Dicky Batubara meninjau banjir yang terjadi di beberapa Desa, Jumat (24/6/2022).
Hujan yang terjadi selama 8 jam pada Kamis (23/6/2022) malam mengakibat beberapa Desa di Pantai Labu terjadi banjir.
Pantauan awak media, banjir terparah terjadi di Desa Perkebunan Ramunia dan Desa Pantai Labu Baru. Diketahui belasan rumah di kedua Desa terendam banjir, sehingga mengakibatjan aktivitas warga terganggu. Selain itu, puluhan hektar sawah yang sudah siap tanam juga terendam.
Saat meninjau banjir langsung ke rumah warga di Desa Pantai Labu Baru, turut mendampingi Kepala Desa (Kades), Muhammad Azmi, Babinsa, Serda Zulpan Yazid Nasution, Bhabinkamtibmas, Aiptu Hasanudin, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Urusan (Kaur) Desa.
Rahmad Azahar menjelaskan, mendengar pagi hari ada kejadian banjir di wilayahnya langsung saja bergegas melihatnya. Pihaknya masih meninjau dan mendata, apakah ada korban jiwa atau harta benda dari warga yang terdampak banjir.
“Kemungkinan hujan sangat besar terjadi di daerah hulu (pengunungan), sehingga parit-parit (sungai) di sini tak mampu menampung dan meluber ke pemukiman warga. Kami juga memberikan sedikit bantuan kepada warga yang terdampak banjir,” paparnya.
Sementara itu, Dicky Batubara mengatakan, pihaknya sebagai perpanjangan tangan Dinas SDABMBK di Kecamatan harus sigap dan tanggap dengan keadaan yang terjadi di masyarakat, apalagi menyangkut aset-aset Pemkab Deli Serdang yang terdampak banjir.
“Kita memastikan tidak ada aset-aset Pemkab Deli Serdang rusak yang mengganggu kenyamanan masyarakat di lapangan. Juga memastikan masyarakat telah mendapatkan perhatian dan respon yang cepat dari Dinas SDABMBK,” jelasnya.
Sedangkan Muhammad Azmi menuturkan, telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) malam itu untuk memantau hujan yang begitu deras. Menurutnya, ada sekitar 7 unit rumah terendam setinggi lutut orang dewasa.
“Pihak Desa telah mendata dan memberikan sedikit tali asih sebagai tanggap darurat,” tutupnya. (Idris)


