Copot Spanduk PP, Tindakan Camat Siantar Barat Dikhawatirkan Timbulkan Ketidak Kondusifan

Spanduk PP Siantar Barat sebelum dicopot.

Siantar, Lintangnews.com | Sikap dan kebijakan dari Pardomuan Nasution selaku Camat Siantar Barat dinilai keterlaluan berlebihan dan telah melanggar kewenangan.

Bagaimana tidak Camat selaku pimpinan atau kepala pemerintahan di Kecamatan bukan lah menjadi salah satu petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) sebagaimana yang telah diemban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Apalagi spanduk yang ditertibkan bukan lah bertujuan komersil.

Seperti diketahui, Pardomuan Nasution pada Selasa (12/10/2021) sekira pukul 19.00 WIB menginstruksikan kepada jajarannya untuk ‘mencopot’ spanduk milik Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Siantar Barat.

Menurut Andika Prayogi selaku Ketua PAC PP Siantar Barat, ada 2 spanduk yang dicopot oleh Camat Siantar Barat.

Dijelaskannya, spanduk milik PP Siantar Barat itu bukan komersil, isi dan tujuannya untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PP ke 62 yang diperingati pada 28 Oktober mendatang.

“Ada 2 spanduk yang sudah dicopot, yaitu yang kami pajangkan di Singosari dan depan Pertamina,” sebut Andika pada Rabu (13/10/2021) malam.

Dalam hal ini, Idiamenilai tindakan Camat terlalu berlebihan dan terkesan ada sentiment, karena spanduk yang dipasangkan sifatnya tidak komersil.

“Apalagi Camat bukan lah merangkap jadi penegak Perd), harusnya bisa koordinasi lebih dulu dengan Satpol PP. Apalagi sebelum pemasangan spanduk, kita telah kordinasi dengan Satpol PP ,” ujar Ketua Fraksi Hanura DPRD Siantar ini.

Menurut Andika, yang telah dilakukan Pardomuan Nasution merupakan ‘penghinaan’ bagi seluruh kader PP. Dan seolah-olah Camat mau menantang PP.

“Kami khususnya telah terhina atas tindakan si Camat itu dan tindakannya itu dapat menyulut kemarahan seluruh kader PP, khususnya PP Kota Siantar. Tindakan seperti ini sangat kita kesal kan, karena bisa membangun situasi yang tidak kondusif,” ujar Ketua Komisi I DPRD Siantar ini.

Andika mengaku, PAC PP Siantar Barat akan segera menyurati Wali Kota dan DPRD Siantar untuk mengevaluasi kinerja Camat yang cukup meresahkan ini.

“Secara tupoksi bahwa tugas administratif adalah memantau seluruh Kelurahan yang dinaunginya bukan mengambil alih pekerjaan dan merangkap tugas Satpol PP,” tutup Andika.

Terpisah, Pardomuan Nasution belum berhasil dimintai konfirmasi terkait tindakan yang telah dilakukannya. Pesan yang dilayangkan belum kunjung dibalas. (Elisbet)