Danlantamal I Belawan Canangkan Desa Regemuk Sebagai Kampung Bahari Nusantara

Danlantamal I Belawan, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso dan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan melakukan pengguntingan pita.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) I Belawan, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, Rabu (18/11/2020) mencanangkan Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang menjadi Kampung Bahari Nusantara.

Pencanangan ditandai dengan menggunting pita yang dibentangkan di gapura pintu masuk menuju Desa Regemuk.

Dalam kegiatan itu, Danlantamal I didampingi Asisten Potensi Maritim (Aspotmar), Kolonel Laut (P) Sunar Sholehuddin, sejumlah Pejabat Utama Lantamal I, Bupati, Ashari Tambunan, Kapolres, Kombes Pol Yemi Mandagi dan Dandim 0204/DS, Letkol Kav Jackie Yudhantara.

Usai melaksanakan pengguntingan pita, Danlantamal I dan Ketua Daerah Jalasenastri Armada I (DJA-I) beserta rombongan menuju Lapangan Apel Kampung Bahari Nusantara tempat berlangsungnya rangkaian acara Dawilhanla Pesisir Tahun 2020.

Di pantai indah yang berhadapan langsung dengan Selat Melaka ini, berbagai kalangan terdengar riuh menumpahkan rasa bangga dan haru mereka, seiring perubahan nyata lewat sentuhan Potmar Lantamal I Belawan yang menggurat pesona di kampung itu.

Danlantamal I mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan adalah implementasi pelaksanaan tugas TNI sebagaimana yang tertuang dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) pada pasal 7 ayat 2b poin 8, yaitu memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya.

“Lantamal I akan terus berupaya membangun kerja sama yang baik dan memperhatikan tingkat harmonis dengan masyarakat. Ini untuk seluruh elemen, baik dengan pemerintah daerah maupun masyarakat,” sebut I Made.

Menurutnya, ini guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperdalamnya dengan melaksanakan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta Sumber Daya Alam (SDA) melalui program penyuluhan, peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan Dawilhanla ini memiliki beberapa rangkaian, di antaranya pencanangan Desa Regemuk sebagai Kampung Bahari Nusantara, aksi bersih-bersih pantai, apel komponen cadangan dan komponen pendukung, penanaman mangrove, pemberian sembako serta penyuluhan.

“Kita berharap melalui kegiatan ini akan semakin mempererat hubungan antara TNI dalam hal ini Lantamal I dengan seluruh komponen masyarakat, terlebih warga Desa Regemuk. Ini guna membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar pucuk pimpinan di Lantamal ujung barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

Bupati, Ashari Tambunan mengatakan, kawasan pesisir laut sesungguhnya memiliki potensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik, sehingga memberikan manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Namun kenyataannya masih berbanding terbalik dengan yang kita harapkan. Karena masih kita temukan sebagian kawasan pesisir belum tertata dan terkelola dengan baik. Ironisnya, akibat ulah dan perilaku dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab mengakibatkan sebagian kawasan pesisir laut menjadi tercemar. Ini tanpa disadari berdampak pada menurunnya sumber daya pesisir dan laut, baik secara kuantitas maupun kualitas,” ujarnya.

Lanjutnya, pencanangan Kampung Bahari Nusantara bertujuan untuk mengedukasi, sekaligus menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga, serta meningkatkan sumber daya pesisir, sehingga dapat menambah kondisi pesisir saat ini menjadi lebih bersih dan indah.

Dalam kegiatan pencanangan itu diserahkan kunci rumah bagi nelayan dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah bedah layak huni. (Idris)