Datangi Golkar Asahan Kedua Pasangan Ini Berikan Keyakinan

127
Pasangan Rosmanyah-Winda Fitrika dan Surya-Taufik ZA Siregar saat mengembalikan berkas pendaftaran ke Partai Golkar Asahan.

Asahan, Lintangnews.com | Dua pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Asahan Rosmansyah-Winda Fitrika dan Surya bersama-Taufik ZA Siregar mengembalikan berkas pencalonan ke Partai Golkar untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar agar bisa maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Asahan Tahun 2020, Senin (18/11/2019).

Ketua Harian Penjaringan, Saiful Amri dan Sekretaris, Zaina Arifin Siagian mengatakan, berkas seluruh pasagan calon ini akan dikirim ke DPP untuk mengikuti fit and proper test di DPD Partai Golkar Sumut.

“Berkas seluruh pasangan calon akan kita kirim, namun sebelum Partai Golkar akan terlebih dahulu melakukan survei pada bulan Desember ini. Setelah itu Partai Golkar akan melakukan fit and proper test,” ujarnya.

Ketua Partai Golkar Asahan, Benteng Pajaitan sekaligus Wakil Ketua DPRD menuturkan, partainya belum memiliki pilihan, sehingga berharap rekomendasi ini jatuh kepada pasangan calon yang terbaik. Menurutnya, apapun keputusan DPP maka itu yang terbaik bagi pihaknya.

“Saya tidak bisa memastikan rekomendasi ini jatuh ke tangan si A dan si B, itu semua keputusan ada di DPP. Apapun nanti keputusan dari DPP kita terima, karena tidak bisa dipaksakan rekomemasi jatuh ke tangan si A. DPP memiliki survei tersendiri,” ujarnya.

Memberikan keyakinan kepada Partai Golkar, Surya mengatakan, dirinya yang juga selaku kader Golkar harus mengikuti aturan partai. “Insya Allah dan kami mempunyai keyakinan rekomendasi akan diterima,” ujar Surya didampingi Taufik.

Sementara Rosmansyah dan Winda Fitrika juga memiliki tujuan sama mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar dan memberikan keyakinan untuk mendukung mereka.

Rosmansyah mengatakan, Golkar memiliki banyak pengalaman di tingkat pusat maupun Kabupaten/Kota. Ini membuat dirinya dan Winda Fitrika mendaftar dan serius mengikuti tahapan dari Golkar.

Dirinya juga menyebutkan, program utama jika menjadi Bupati Asahan akan melakukan pola pembangunan semesta berencana. Artinya secara menyeluruh, karena menurutnya, Asahan butuh lompatan pembangunan dalam rangka proses percepatan pembangunan di Asahan.

“Dimana program pembangunan ini harus dilakukan secara menyeluruh di Asahan. Saya mempunyai program namanya ATM Kependudukan dan nanti akan kita bangun di setiap Kecamatan. Sehingga masyarakat cukup di Kecamatan mengurus identitas kependudukan,” ujar Rosmanyah.

Sementara Winda Fitrika mengatakan, dirinya mempunyai sejarah panjang dengan Golkar. Selama 2 periode almarhum suaminya menjadi Bupati Asahan diusung Golkar.

“Keyakinan itu membuat saya mendaftar ke Golkar,” ujar perempuan yang akrab disapa Umik ini. (Heru)