Di Atas Pukul 24.00 WIB Ruang Jaga Perawat RSUD HAMS Kisaran Kosong 

Ruangan VIP Berlian tepatnya ruang perawat jaga terlihat kosong.

Asahan, Lintangnews.com | Diduga tidur, Minggu (14/7/2019) dinihari atau tepatnya pukul 00.00 WIB tak satupun ditemukan perawat yang berada di ruang jaga RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan.

Pantauan wartawan ini secara tidak sengaja ketika berada di Rumah Sakit (RS) milik Pemkab Asahan itu.

Terlihat di sejumlah ruangan yakni, ruang Zamrud, Berlian, Flamboyan dan Bougenvil tidak satupun ditemukan perawat yang berada di ruang jaga. Selain itu, saat hendak balik hanya terlihat perawat yang standby di ruang IGD dan ruang Melati (perawat pria).

Menurut keterangan salah seorang keluarga pasien di ruang Zamrud, selama  mendampingi ibunya yang sedang dirawat 4 hari, diketahui perawat tidak pada posisinya di atas pukul 24.200 WIB ke atas dan diduga tidur.

“Jika membutuhkan sesuatu, terpaksa membangunkannya di ruang kamar pasien yang tidak ditempati,” ujarrnya.

Menanggapi hal itu, Pj Direktur RSUD HAMS, Hari Sapna menyampaikan terima kasih atas informasinya. Menurutnya, informasi ini sudah diteruskan pada Kepala Bidang Keperawatan. Hal ini akan diselidiki secara menyeluruh dengan serius oleh bagian Etika Komite Keperawatan RSUD HAMS.

“Jika memang ada tindakan yang tidak sesuai dengan Standard Operational Procedural (SOP) tentu akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga layanan kesehatan RS akan semakin membaik kedepannya,” imbuh Sapna.

Sementara Ketua  Lembaga Pemantau Pembangunan dan Aset Republik Indonesia (LPPAS-RI) Sumatera Utara, Jauli Manalu mengatakan, boleh tidaknya seorang perawat tidur saat jaga sangat tergantung pada kebijakan managemen RS.

“Jika dilarang tidur saat jaga, seharusnya semuanya tidak boleh tidur. Yang sanggup, tetap bekerja dengan baik. sedangkan yang tidak sanggup silahkan angkat kaki,” ungkap Jauli. (Handoko)