Dialog Kepemudaan, Efektifkah Penerapan PPKM Level 4 di Siantar?

Dialog Kepemudaan yang dilaksanakan DPD KNPI Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar menggelar dialog kepemudaan secara virtual, dengan thema ‘Efektivitas Penerapan PPKM Level 4 di Kota Siantar, Sudah Efektifkah?, Jumat (27/8/2021).

Ini diisi dengan sejumlah pembicara seperti Parlaungan Purba selaku Ketua MPI KNPI Siantar, Sekretaris Satgas Covid-19, Daniel Siregar, Anggota DPRD Siantar, Astronout Nainggolan, Tokoh Pemuda, Rado Damanik dan Kapolres, AKBP Boy Sutan Binanga Siregar. Ikut juga bergabung sejumlah tokoh pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus ( GMNI, HMI, GMKI, PMKRI, PMII dan IMM).

Henry Hutapea selaku Ketua KNPI Siantar dalam sambutannya menyampaikan, tujuan diadakan dialog ini dapat mencari solusi dan menumbuhkan rasa kepedulian, untuk mencapai sinergitas antar pihak eksekutif, legislatif dan terutama kepada masyarakat itu sendiri.

Dialog yang dimoderatori Samuel Tampubolon selaku Wakil Ketua KNPI Siantar berlangsung dengan sangat baik. Dimana setiap peserta tergabung dalam zoom meeting  juga menyampaikan berbagai macam pendapatnya mengenai pro kontra PPKM Level 4 ini.

Rado Damanik menuturkan, penetapan status PPKM Level 4 di Siantar harus melalui berbagai kajian. Menurutnya ada pertimbangan kenaikan dari level 3 ke level 4. Hal ini bisa dilihat dari kategori assesment level berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Wilayah Jawa Bali.

“Data di pusat diduga sangat jauh dari data riil. Selain itu, ada keterlambatan input data dari Provinsi ke Pemerintah Pusat. Kita curiga ini yang menjadi penyebab Siantar menjadi level 4,” tuturnya.

Sementara itu, Daniel Siregar mengatakan, sudut pandang Satuan Tugas dalam menghitung jumlah yang terpapar adalah sebagai tracer.

Ia menambahkan, posko yang dibentuk baik di tingkat Kecamatan sampai ke Kelurahan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu kegiatan tracing dan upaya menurunkan penyebaran Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Caranya dengan komunikasi dan bersinergi dengan Satgas Covid-19 Siantar” tandasnya

Astrounout Nainggolan mengatakan, saat ini tempat isolasi terpusat khusus untuk warga yang terpapar Covid-19 telah disiapkan dan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Dirinya berharap tetap dipantau dan diberikanobat agar lekas sembuh.

Dalam hal ini, Astrounout mengajak masyarakat untuk memandang Covid-19 bukan aib dan mereka yang sedang menjalani isoman harus dibantu.

“Itu lah semangat kita semua warga Siantar, agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” tutupnya. (Elisbet)