Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Pengedar Sabu di Bilah Hilir

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu menunjukkan barang bukti yang diamankan petugas.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu mengamankan terduga pengedar sabu-sabu di dalam rumahnya di Jalan Titi Panjang Hilir, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (26/8/2021) sekira pukul 23.30 WIB.

Ini menindaklanjuti laporan dari masyarakat, sehingga polisi mengamankan 2 orang yakni inisial MK alias Khadir (26) dan MF alias Faisal (27).

“Hasil penggeledahan, tim mengamankan 2 bungkus plastik klip kecil diduga berisikan n sabu seberat 0,66 gram/bruto, 1 unit handphone (HP) Android, uang penjualan sebesar Rp 450.000, 1 buah sekop terbuat dari pipet, 1 bilah samurai panjang dan 3 bilah pisau,” ujar Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, Sabtu (28/8/2021).

AKP Martualesi menuturkan, penangkapan pelaku menindaklanjuti adanya aksi pemasangan spanduk di wilayah hukum Polsek Bilah Hilir yang bertuliskan ‘Pak Kapolres Masyarakat Kecamatan Bilah Hilir Butuh Kapolsek yang Serius Memberantas Narkoba’.

Kasat Narkoba bersama AKP H Edi Sidauruk melakukan pertemuan dengan warga Bilah Hilir bertempat di Kafe Netral, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir menampung semua aspirasi warga dan melaporkan kepada Kapolres Labuhanbatu, Rabu (25/8/2021).

Selanjutnya Kapolres memerintahkan Kasat Narkoba agar memprioritaskan penindakan di wilkum Polsek Bilah Hilir. Akhirnya Kamis (26/8/2021) sekira pukul 23.10 WIB, personil Sat Narkoba dipimpin AKP Martualesi dan Kanit I, Ipda Sarwedi Manurung melakukan penindakan di Jalan Titi Panjang, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu dan berhasil mengamankan 2 orang laki-laki dewasa.

Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu saat menginterogasi kedua pelaku.

“Pada saat hendak diamankan, MK berusaha melawan petugas dengan sebilah pisau. namun berhasil diamankan dengan cepat oleh petugas,” sebut AKP Martualesi.

Kemudian melakukan penggeledahan di dalam kamar MF disaksikan Kepala Lingkungan (Kepling) dan menemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga sabu dari bawah kaki pelaku yang hendak dibuang, karena mengetahui kedatangan petugas.

Selain itu, petugas menemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisikan sabu dari dalam dompetnya serta 1 buah sekop plastik dan beberapa senjata tajam (sajam) di dalam kamar.

Ketika dilakukan interogasi, MF mengaku, mendapatkan sabu dari berinisial Z dan A (tidak ditemukan di rumahnya lagi saat pengembangan). Barang haram itu diantar mereka secara bersamaan dan bertemu di bengkel samping rumah MF sekitar 3 hari lalu sekira pukul 14.00 WIB sebanyak 1 gram dengan harga Rp 700.000.

Diketahui MF adalah Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam 2 laporan polisi (LP) yang berbeda yaitu LP 10/II/Polsek Panai Hilir tanggal 1 Februari 2021 dengan tersangka yang ditangkap sebelumnya bernama Andre Apri Sitorus dan Fernando Manurung, serta sabu 0,02 gram netto. Dan LP 17/II/Polsek Panai Hilir tanggal 1 Februari 2021 dengan tersangka yang ditangkap sebelumnya bernama Surya Bhakti dan sabu 0,28 gram netto.

Sementara MK mengaku baru saja membeli sabu dari MF dengan harga Rp 50.000. Saat ini terhadap penangkapan kedua pelaku masih dikembangkan petugas di lapangan. (Sofyan)