Diduga Ini Penyebab Rumah Kepsek SD di Perumnas Manahul Terbakar

Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi di lokasi yang sedang dipasang police line.

Simalungun, Lintangnews.com | Satu unit rumah di Jalan Perumnas Manahul, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun hangus dilahap si jago merah.

Api diduga berasal dari bakaran sampah dan membesar setelah menyambar bensin dalam jerigen yang diturunkan di sebelahnya.

Peristiwa kebakaran menghanguskan isi rumah dan menjadikan 2 unit mobil menjadi rangka terjadi Jumat (20/12/2019) pagi.

Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi yang diteruskan Kasi Humas Polsek, A Perangin-angin menerangkan, peristiwa berawal saat Walden Sitindaon (58), suami oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD di Perdagangan, Rosmaida Manalu (55), menurunkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dalam jerigen dekat bakaran sampah.

Diketahui saat itu Rosmaida membakar sampah.
Sebelum naas terjadi, oknum pengawas sekolah, Debora boru Naibaho datang ke rumah Rosmaida untuk meminta tandatangan salah satu surat.

Kondisi di lokasi kebakaran

Selanjutnya kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) itu meninggalkan bakaran sampah guna melakukan tanda tangan.

Tanpa menyadari api bakaran sampah menyambar bensin dalam jerigen yang diduga tertumpah akibat jerigen mengalami bocor. Dengan cepat api menyambar bangunan rumah berikut menghanguskan isi beserta 2 unit mobil milik korban menjadi kerangka.

“Mendengar informasi adanya kebakaran, Kapolsek bersama anggota meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah berjibaku selama lebih kurang 1 jam, petugas pemadam kebakaran (damkar) dan dibantu warga serta Kepolisian, api dapat dipadamkan,” terang Perangin-angin.

Akibat peristiwa itu, barang-barang di dalam rumah korban ludes terbakar. Berikut 2 unit mobil masing-masing Toyota Kijang Super warna biru tua nomor polisi (nopol) BK 1457 TD dan Daihatsu Xenia nopol BK 1393 WB, 1 unit becak motor (betor) tanpa plat juga tinggal kerangka akibat dilahap api.

“Tidak ada korban jiwa pasca peristiwa itu. Kerugian ditaksir mencapai Rp 350 juta. Dari lokasi diamankan sebatang broti bekas dam 1 keping asbes sebagai barang bukti,” tukas Perangin-angin. (Rel/Zai)