Diduga Pesta Narkoba, Adik Rego Ria dan Rekannya Diamankan Sat Intelkam Siantar

Keempat pemuda dan seorang wanita saat diamankan petugas.

Siantar, Lintangnews.com | Pemuda berinisial A (16) adik kandung bandar narkoba Rego Ria bersama 3 orang temannya, Dea (23), Andre (27), Risky (19) dan seorang wanita Delfi diamankan diduga saat pesta narkoba di salah satu kamar hotel oleh pihak Satuan Intelkam Polres Siantar, Rabu (12/2/2020).

Penangkapan dilakukan setelah petugas menindaklanjuti laporan masyarakat menyebutkan, salah kamar hotel di Kota Siantar dijadikan tempat pesta narkoba.

Atas laporan itu, Satuan Intelkam Polres Siantar melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 4 orang pria dan seorang wanita.

Dari lokasi, pihak Kepolisian menemukan barang bukti diduga narkotika. Lalu kelimanya digiring Sat Intelkam ke Polres Siantar. Selanjutnya diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Iya kemarin ada diamankan dari kamar hotel, tetapi saya gak tau nomor kamar berapa. Empat pria dan 1 wanita diamankan karena terlibat narkoba,” ujar pegawai yang tidak ingin disebut namanya, Minggu (16/2/2020) sore.

Kasat Narkoba, AKP David Sinaga membenarkan ada 4 pria dan seorang wanita diserahkan Tim Opsnal Sat Intelkam dari kamar salah satu hotel diduga terlibat narkoba.

“Benar, kemarin ada diserahkan Sat Intelkam pada kami. Pria berinisial A adik kandung Rego Ria,” ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan tes urine terhadap kelimanya positif narkotika jenis ekstasi. Sedangkan barang bukti serbuk putih sesuai hasil Laboratorium Forensik (Labfor) tidak mengandung narkotika, tetapi sejenis keytamin.

“Hasil tes urine positif, mereka sudah kita serahkan ke kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar untuk dilakukan rehab,” pungkas AKP David.

Di tempat terpisah, Kepala BNNK Siantar, AKBP Saudara Sinuhaji melalui Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi, Eva Solyna Tambunan membenarkan pihaknya ada menerima 4 orang pemuda dan seorang wanita dari Sat Narkoba Polres Siantar.

“Tiga orang pria dan seorang wanita menjalani rehabilitasi di Klinik Pratama BNNK Siantar, karena tes urine positif mengandung narkotika jenis methamphtamine. Sedangkan seorang lagiiserahkan ke pihak Dinas Sosial (Dinsos) Pemko Siantar, karena tidak ada mempunyai keluarga,” ujar Eva. (Irfan)