Dinas Koperindag Anggaran Pembangunan Pasar Porsea di Tahun Depan

Kondisi Pasar Porsea yang butuh perbaikan.

Tobasa, Lintangnews.com | Pasar Porsea di Kecamatan Porsea Kabupaten Toba Samosir, salah satu pasar yang perlu diperhatikan.

Pasar Porsea dan merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar yang dikunjungi masyarakat dari 7 Kecamatan yakni, Uluan, Parmaksian, Bona Tualunasi, Lumban Julu, Parmaksian Pintu Pohan, Siantar Narumonda dan Porsea.

“Mengingat banyaknya yang datang berbelanja ke Pasar Porsea saat hari Rabu yang dinamakan ‘Onan Tombis’ atau Pasar Rakyat yang diadakan sekali seminggu, membuat warga yang berbelanja saling bersenggolan satu sama lain. Ini akibat padatnya warga yang berbelanja,” sebut salah seorang warga, Janner Manurung, Kamis (4/10/2018).

Ditambahkan Janner, di Kecamatan Porsea telah disetujui Pemerintah Pusat melalui Direktorat Kementerian Dinas Perhubungan Republik Indonesia menjadi tempat galangan kapal. Ini nantinya akan diselesaikannya pembuatan kapal mesin beberapa unit lagi untuk peningkatan sarana penyeberangan Perairan Danau Toba, setelah peluncuran Kapal Mesin Ihan Batak pada bulan November 2018.

“Galangan kapal itu akan menyedot tenaga kerja lokal dan luar Kabupaten Tobasa yang tentunya berbelanja ke Pasar Porsea, sehingga meningkatkan pendapatan pedagang tentu Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bertambah,” pungkas Janner.

Kondisi Pasar Porsea saat ini.

Secara terpisah, Ranto Hasibuan mengatakan, melihat kondisi kumuh Pasar Porsea, dirinya meragukan pengunjung luar daerah Kabupaten Tobasa mau menghabiskan uang untuk berbelanja, dengan kekumuhan terlebih saat musim hujan.

“Percepatan peningkatan wisata Monaco Of Asia saya ragukan bila penataan Pasar Porsea tidak dilakukan Pemkab Tobasa,” sebutnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Marsarasi Simanjuntak mengatakan, untuk tahun 2018 tidak ada anggaran pembangunan Pasar Porsea.

Namun pihaknya telah menyusun anggaran untuk tahun depan 2019, sekaligus pembangunan yang pendanaannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Untuk itu kita harus bersabar sampai tahun depan untuk pembangunan Pasar Porsea, sehingga destinasi wisata Danau Toba, khususnya Kabupaten Tobasa dapat menyerap pengunjung,” pungkasnya. (asri)