Dirawat di RS Siantar, Warga Asahan Meninggal Berstatus Positif Covid-19 

Ilustrasi.

Asahan, Lintangnews.com | Salah seorang warga inisial L (43) jenis kelamin perempuan, asal Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan dinyatakan positif Covid-19 (Virus Corona).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar menjelaskan dari data yang diterima pihaknya, pasien dirawat di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kota Siantar.

“Sebelumnya tanggal 4 Juni 2020, pasien datang berobat ke salah satu RS swasta di Kisaran, dengan gejala demam lebih 7 hari disertai batuk. Pasien menjalani rawat inap selama kurang lebih 6 hari. Selanjutnya 9 Juni 2020, pasien pulang atas permintaan sendiri,” papar Rahmad.

Selanjutnya tanggal 9 Juni 2020, pasien atas inisiatif sendiri berobat secara mandiri ke RSVI dengan gejala demam dan batuk kembali. Kemudian tanggal 10 Juni 2020, pihak RS Vita Insani dalam pencegahan Covid-19 pasien dilakukan pemeriksaan Rapid Test Covid-19 dengan hasil reaktif dan  langsung dirujuk ke RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rawatan.

Rahmad menuturkan, tanggal 11 Juni 2020, pihak surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemko Siantar menginformasikan dan berkoordinasi tentang pasien itu surveilans Dinkes Pemkab Asahan, ini dikarenakan beralamat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asahan.

Kemudian 12 Juni 2020, dilakukan pengambilan spesiemen pertama dengan cara swab melalui nasofaring kepada pasien. Berlanjut tanggal 18 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan spesiemen swab kedua melalui nasofaring terhadap pasien tersebut.

“Tanggal 20 Juni 2020 berdasarkan informasi dari Dinkes Siantar, pasien dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 18.00 WIB. Almarhumah dikebumikan di Pekuburan Sidomukti Kisaran dengan menerapkan protokol penanganan Covid -19,” papar Rahmad.

Lanjutnya, 21 Juni 2020, Dinkes Asahan berdasarkan koordinasi dengan Dinkes Siantar mendapatkan informasi mengenai hasil laboratorium pasien hasilnya positif secara swab nasofaring.

Rahmad menambahkan, tanggal 22 Juni 2020 Dinkes Asahan menindaklanjuti hasil pemeriksaan swab dari kasus itu dengan melaksanakan pemetaan atau screening terhadap seluruh kontak erat resiko terpapar dari kasus dimaksud melalui Puskesmas Sidodadi, Kecamatan Kota Kisaran Barat.

“Saat ini pelaksanaan pendataan kontak erat masih dilakukan dan screening. Rapid test terhadap kontak erat dimaksud segera dilaksanakan untuk menghindari penyebaran Covid-19,” paparnya.

Menurut Rahmad, terkait data Covid-19 di Asahan, yang positif bertambah menjadi 9 orang, dengan rincian 4 orang masih dirawat, 3 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Sedangkan PDP sebanyak 2 orang. (Heru)