Dirut PDAM Tirta Lihou Terkesan Menghindar Dikonfirmasi Program MBR 2019

Kantor PDAM Tirta Lihou Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun, Betti Rodearni Sinaga terkesan menghindar saat akan dikonfirmasi wartawan di kantornya.

Ini terkait pelaksanaan program hibah air minum dan sanitasi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Program (MBR) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2019.

Beberapa kali wartawan datang menyambangi kantor PDAM Tirta Lihou di Jalan Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Dan Rabu (24/4/2019) untuk yang kesekian kalinya wartawan mendatangi kantor perusahaan daerah milik Pemkab Simalungun itu.

Sementara kedatangan wartawan untuk mengkonfirmasi pelaksanaan program MBR tahun 2019 di PDAM Tirta Lihou. Ini meliputi tanggal pelaksanaan program, jumlah sambungan rumah yang sudah didaftarkan ke Kementrian PUPR dan besaran dana pendampingan modal Pemkab Simalungun.

Hal lainnya menyangkut besaran dana yang diajukan ke pihak Kementrian PUPR dan beberapa hal teknis lainnya yang sifatnya mendukung pelaksanaan program tersebut.

Diketahui sebelumnya PDAM Tirta Lihou telah menerima bantuan dan telah melaksanakan program MBR itu pada tahun 2017 dan 2018. Namun program MBR tahun 2017 diduga terindikasi korupsi dengan dilakukannya pengutipan dana sebesar Rp 1,5 juta per sambungan rumah warga.

Menghindarnya Betti untuk dikonfirmasi itu terkesan ada hal-hal yang disembunyikan dalam pelaksanaan program MBR tahun 2019 di Simalungun. (hbs)