Disporapar dan Kejari Tebingtinggi Jalin MoU Bidang Hukum

Penandatanganan MoU antara Kadisporapar, Sugeng Surya Saragih dan Kajari Tebingtinggi, Mustaqpirin.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) melakukan nota kesepahaman atau Memorandum of Undestanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi pada bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) 2020, Jumat (16/10/2020) di Gedung Jalan Deblot Sundoro.

Kegiatan itu dirangkai dengan sosialisasi fungsi dan peran jaksa sebagai pengacara negara.

Penandatanganan MoU dilakukan Kadisporapar, Sugeng Surya Saragih dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Mustaqpirin didampingi Kasi Datun, Tulus Sianturi.

Mustaqpirin memaparkan peran jaksa sebagai pengacara negara yang mempunyai tugas dalam memberikan pertimbangan dan pelayanan hukum kepada instansi pemerintah dan negara.

“Hal lainnya adalah memberikan konsultasi hukum, pendampingan dan perlindungan hukum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat-pejabat negara berdasarkan Undang-Undang (UU),” paparnya.

Kajari juga mengatakan, kegiatan sosialisasi ini juga untuk menghilangkan paradigma yang berkembang selama ini, bahwa Kejaksaan itu menyeramkan dan menakutkan. Menurutnya, Kejaksaan itu adalah rumah hukum bagi semua, khususnya instansi pemerintahan.

“Dimana itu tempat kita untuk mengerti dan meminta penjelasan hukum agar dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan tidak melanggar dari ketentuan dan peraturan yang telah ditentukan,” tukas Mustaqpirin.

Kajari menyampaikan, sesuai fungsi dan peran jaksa, UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan di pasal 30 ayat 2 menyatakan, di bidang perdata dan TUN, Kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak baik di dalam maupun luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah. Sedangkan di pasal 34 dinyatakan, Kejaksaan dapat memberikan pertimbangan dalam bidang hukum kepada instansi pemerintah.

Mustaqpirin juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bertugas jangan membiasakan berada di zona nyaman. Karena itu bisa membuat lalai dan berpotensi pada penyimpangan.

Dia menyarakan mencari zona aman dalam bertugas, agar terhindar dari pelanggaran dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Sugeng Saragih menyebutkan, tujuan kegiatan ini dilakukan salah satunya agar dapat meningkatkan koordinasi dan konsolidasi, serta komunikasi dalam kegiatan-kegiatan yang diprogramkan.

Harapannya kedepan, Disporapar Tebingtinggi dapat melaksanakan tugas-tugas yang ada lebih aman dan nyaman dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejari telah memberikan bimbingan dan arahan ke Disporapar,” kata Sugeng. (Purba)