Dua Bulan Air Mati, Pembayaran Rekening PDAM Tirtauli Tak Berubah

8
Air minum yang mati di rumah salah seorang pelanggan PDAM Tirtauli.

Siantar, Lintangnews.com | Kinerja jajaran Direksi PDAM Tirtauli sudah secepatnya dilakukan evaluasi oleh Wali Kota Siantar, Hefriansyah sebagai pemilik dari perusahaan daerah yang menyalurkan pendistribusian air minum itu.

Pasalnya, persoalan klasik mengenai pendistribusian air minum ke pelanggan yang acap kali sering ngadat dan mati tak kunjung tuntas diselesaikan. Bahkan terkesan jajaran Direksi melakukan ‘pembiaran’.

Ini seperti dialami sejumlah pelanggan PDAM Tirtauli di Jalan Bahtongguran Kanan Lorong 7, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara. Diketahui selama 2 bulan air mati total di daerah mereka.

“Yang lucunya air sudah mati, ternyata pembayaran rekening tagihan sama saja seperti biasanya. Ada air atau tidak, pembayaran setiap bulannya tak berubah,” papar salah seorang warga, Pandapotan Sianturi, Sabtu (12/1/2019).

Menurut Pandapotan, masalah air mati ini sudah beberapa kali dipertanyakan warga pada pegawai PDAM Tirtauli yang mendistribusikan air melalui truk tangki. Namun jawaban yang diterima selalu sama yakni, sedang ada perbaikan pompa air di areal Puskesmas Martoba.

“Namun kalau kami lihat tidak pernah ada pengerjaan perbaikan yang dilakukan oleh PDAM di seputaran Puskesmas yang menjadi alasan kerusakan,” tandas Pandapotan.

Diakuinya, PDAM Tirtauli memang mendistribusian air setiap harinya melalui truk tangki. Hanya saja itu sama saja semakin menyusahkan warga sekitar. Pasalnya warga harus mengeluarkan banyak tenaga untuk mengangkut air dari truk tangki.

“Kan tidak semua warga itu kekuatan fisiknya sama dalam mengambil air dari truk tangki menggunakan ember dan jerigen. Bagaimana jika kondisi fisiknya lemah, mungkin warga hanya mampu mengambil untuk kebutuhan air minum saja,” paparnya.

Pandapotan menuturkan, Direksi PDAM Tirtauli sepertinya cuek dan tak peduli terhadap keluhan para pelanggan selama ini, khususnya pendistribusian air minum yang selalu bermasalah. Dirinya pun meminta Wali Kota Hefriansyah memberikan ‘warning’ pada Direksi PDAM Tirtauli untuk memberikan pelayanan terbaik pada pelanggannya. (red)