Dua Warga Saribu Jandi Dilaporkan Racuni Tanaman Jeruk Milik Darno Ginting

Kedua pelaku diapit personi Polsek Saribu Dolok.

Simalungun, Lintangnews.com | Polsek Saribu Dolok mengamankan 2 orang warga Nagori Saribu Jandi Kecamatan Pematang Silimakuta, Kabupaten Simalungun akibat melakukan pengerusakan tanaman jeruk.

Kedua pelaku adalah Lilik Lagianto (24) dan Zulkarnaen Lubis (37). Keduanya diamankan atas laporan Darno Ginting (32) warga Gang Mawar 1 Simpang Selayang, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kabupaten Deliserdang.

Sebelumnya, Darno melaporkan pengerusakan tanaman jeruk miliknya di Nagori Saribu Jandi itu ke Polsek Saribu Dolok.

Kapolsek Saribu Dolok, AKP Binsar Pakpahan, Selasa (12/3/2019) membenarkan kedua tersangka telah diamankan. Menurut Kapolsek, sebelumnya kasus itu dilaporkan pada Rabu (8/3/2019), dengan barang bukti berupa 2 buah botol bekas racun rumput merk Jump Up 555 SL.

Dipaparkan Kapolsek, sebelumnya Rabu (20/2/2019), kedua tersangka merencanakan untuk merusak dengan cara meracun tanaman jeruk milik Darno. Selanjutnya, Sabtu (23/2/2019) sekira pukul 16.00 WIB, kedua tersangka berangkat ke Tiga Panah Kabupaten Karo, membeli racun rumput merk Jump Up 555 SL sebanyak 2 botol dengan harga Rp 120 rib.

“Lalu pada Senin (25/2/2019) sekira pukul 23.00 WIB, kedua tersangka berangkat ke ladang jeruk pelapor. Kemudian menuangkan isi botol racun ke dalam bak penampungan air milik pelapor,” sebut Kapolsek.

Beberapa hari kemudian atau Kamis (28/2/2019) saksi yang juga pekerja Darno yakni, Yusra bersama istrinya Maheinim datang bekerja untuk menyemprot pohon jeruk pelapor yang luasnya kurang lebih 2 hektar, dengan jumlah tanaman jeruk sebanyak 760 batang.

“Kedua saksi menyemprot tanaman jeruk milik pelapor mempergunakan air dari bak penampungan yang telah tercampur racun rumput oleh tersangka,” ujar AKP Binsar.

Selasa (5/3/2019) sekira pukul 11.00 WIB, Yusra menghubungi pelapor karena curiga melihat tanaman jeruk mengalami kelainan. Yusra menerangkan semua buah jeruk berguguran dan rumput di bawah tanaman jeruk bermatian.

Penasaran atas informasi yang disampaikan pekerjanya, Rabu (6/3/2019), Darno berangkat dari Medan menuju Nagori Saribu dan terkejut melihat tanaman jeruk miliknya.

Selanjutnya Darno pergi ke kampong Nagori Saribu Jandi untuk mencari informasi. Pukul 17.00 WIB, Darno bertemu dengan Lilik Lagianto di dalam kedai milik warga.

Saat itu tersangka memalingkan wajahnya dari Darno, sehingga menimbulkan kecurigaan. Lalu Darno menjelaskan, jika saksi mencurigai tersangka karena ada terjadi selisih paham.

Akhirnya Kamis (7/3/2019) sekira pukul 21.00 WIB, Darno memanggil Sekdes Nagori Saribu Jandi dan selanjutnya menanyai tersangka. Dan saat itu tersangka dengan ketakutan mengakui perbuatannya bersama Zulkarnain Lubis yang telah mencampurkan racun rumput ke bak air milik Darno.

“Akibat kejadian itu, pelapor mengalami kerugian materil sebesar Rp 340 juta dan melaporkannya ke Polsek Saribu Dolok,” tutup AKP Binsar. (zai)