Dukung Program Merdeka Belajar, USI dan PT TPL Buat MoU

Penandatanganan MoU antara USI dengan PT TPL.

Siantar, Lintangnews.com | Universitas Simalungun (USI) bersama PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) melaksanakan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam mengimplementasikan kurikulum Kampus Merdeka Belajar dengan dunia industri.

Ini dalam mendukung program Merdeka Belajar yang dicanangkan pemerintah sebagai otonomi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS),

Program Merdeka Belajar di USI ini diikuti 5 Fakultas yakni, Teknik, Ekonomi, Hukum, FKIP dan Pertanian.

“Dimana kelak mahasiswa-mahasiswi kita pada 1 semester akan magang di dunia industri dan dunia usaha. Kelima Fakultas dan 14 Prodi ikut untuk Memorandum of Agreement (MoA),” sebut Rektor USI Dr Corry Purba, Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa-mahasiswi dalam penerapan dan praktek ilmu yang mereka dapat dapat jenjang pendidikan kemahasiswaan.

“Kami berterima kasih banyak pada pihak TPL mau mendukung program ini. Saya himbau kepada seluruh peserta magang wajib mentaati peraturan dan disiplin yang berlaku dalam perusahaan. Dan seluruh kegiatan praktek industri di lapangan, menjadi kewajiban bagi mahasiswa-mahasiswi untuk membuat laporannya,” sebut Corry.

Dalam kesempatan ini, selain PT TPL, Corry mengaku, pihaknya telah melakukan MoU dengan sejumlah pihak. “Masih banyak yang harus dikerjakan lagi untuk MoU dan MoA pada 8 program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud),” terangnya.

Lanjutnya, untuk Rabu (20/1/2021) pihaknya akan ke Kabupaten Karo untuk rencana magang d idaerah bencana. “Waktunya selama 1 semester,” tandasnya.

Seperti yang diketahui, Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim kembali meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar. Diberikan tajuk Kampus Merdeka, kali ini, terdapat 4 penyesuaian kebijakan di lingkup pendidikan tinggi.

Kebijakan pertama adalah otonomi bagi PTN dan PTS untuk melakukan pembukaan atau pendirian program studi (prodi) baru. Otonomi ini diberikan jika PTN dan PTS itu memiliki akreditasi A dan B. (Elisbet)