Elemen Gereja Gelar Perayaan Natal Bernuansa Karnaval

Panitia karnaval natal yang dimotori Persekutuan Gereja Lembaga Injili Indonesia (PGLII).

Siantar, Lintangnews.com | Ratusan kendaraan bermotor dari berbagai jenis akan menghiasi atau meramaikan suasana Natal di Kota Siantar.

Kegiatan bentuk karnaval Natal yang dimotori Persekutuan Gereja Lembaga Injili Indonesia (PGLII) akan dilangsungkan Minggu (30/12/2018) yang dimulai sekira pukul 16.00 WIB.

Koordinator Lapangan (Korlap), Pdt Asbon Manurung menjelaskan, rute yang direncanakan, dimulai dari Balai Kota, Jalan Merdeka, Jalan Ahmad Yani, belok ke Jalan Pdt Justin Sihombing (BDB), terus ke Jalan Sangnaualuh, Jalan Pattimura, Jalan Narumonda, Simpang Empat Jalan Gereja hingga kembali lagi ke lokasi Balai Kota.

Karnaval itu akan dihiasi suara musik trompet atau tiup di sepanjang jalan. Gemah suara musik diyakini menjadi semangat yang menghiasi natal. Karnaval diharapkan mampu memberikan semangat lahirnya semangat baru dan harapan baru menyongsong tahun 2019.

“Rencananya ada sekitar 400 mobil dan 200 unit sepeda motor yang akan konvoi,” kata Asbon, Sabtu (29/12/2018).

Didampingi Ketua PGLII Siantar-Simalungun, Pdt Dion Panomban dan Sekretaris, Pdt Horas Sianturi dan Korlap lainnya, Toni Sinaga berharap peran serta masyarakat Nasrani terlibat dalam acara ini.

Brosur Karnaval Natal.

Namun untuk menjaga acara berjalan lancar sesuai yang telah direncanakan, maka masyarakat harus terlebih dahulu memberitahukan atau mendaftarkan diri.

Disebutkannya, ada puluhan gereja yang tergabung di PGLII dan beberapa gereja lainnya ikut terlibat.

“Kita menghimbau bagi yang ingin terlibat ikut karnaval menghibungi pengurus PGLII agar semua bisa terkoordinir. Bisa menghubungi nomor 081370286286 atas nama Pdt Horas Sianturi, 081376386909 atas nama Toni Sinaga dan 082273227944 atas nama Patiar Manurung,” jelasnya.

Ditambahkannya, sebelum iring-iringan kendaraan dilepas dari Balai Kota, akan terlebih dahulu diadakan doa bersama. Hal yang sama juga akan dilakukan di ujung kegiatan.

“Akan ada orasi singkat, disusul penyalaan lilin dan doa penutup untuk meminta berkat Tuhan turun atas Siantar dan masyarakatnya,” tandasnya. (elisbet)