Empat Balon Wali Kota Siantar Hadiri Fit and Proper Test di Golkar Sumut

Pasangan Balon Wali Kota Siantar, Asner Silalahi dan Wakil Wali Kota, Susanti Dewayani mengikuti fit and proper test.

Medan, Lintangnews.com | Dari 9 Bakal Calon (Balon) Wali Kota yang mendaftar di Partai Golkar Kota Siantar, ada 4 orang menghadiri fit and proper test yang digelar DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) di Jalan KH Wahid Hasim, Kota Medan, Senin (20/1/2020).

Ketua Partai Golkar Kota Siantar, Mangatas Silalahi menyatakan, Balon Wali Kota yang hadir yakni, Asner Silalahi, Binsar Situmorang, Nita Damanik dan Rajamin Sirait. Sementara Balon Wakil Wali Kota hanya 1 yakni, Susanti Dewayani.

Mangatas yang juga Ketua Tim Penjaringan Pilkada Partai Golkar Siantar ini menuturkan, fit and proper test tidak hanya dilakukan di Kota Siantar, melainkan digelar Golkar Sumut mulai dari Sabtu (18/1/2020) hingga Selasa (21/1/2020).

Fit and proper test ini dilakukan untuk menemukan 3 nama Balon yang akan direkomendasikan ke DPP Partai Golkar.

“Sebelum direkomendasikan 3 nama, bulan ini juga akan dilakukan survei dulu. Tetapi kalau tidak ikut fit and proper test ini, pasti tidak lolos dan tidak ada ulangan,” ucap Mangatas.

Dia berkeyakinan dengan fit and proper test dan survei nantinya, Golkar Sumut menemukan Balon terbaik untuk direkomendasikan ke tingkat DPP.

Mangatas mengaku, dalam fit and proper test yang dilakukan itu, ada menemukan salah satu calon yang memiliki kemampuan mumpuni dan berintegritas tinggi untuk menjadi Calon Wali Kota Siantar.

“Siapa orangnya itu? Saya tidak mau sebut nama. Tetapi saya berkeyakinan Golkar Sumut tau memilih yang terbaik,” kata Wakil Ketua DPRD Siantar ini, sembari berkeyakinan bulan ini juga Golkar sudah memiliki Calon Wali Kota.

Asner Silalahi dalam visi misinya menyatakan, ingin mewujudkan ‘Siantar yang Berkualitas’. Menurutnya, Siantar memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, baik di bidang, olahraga, pembangunan, pendidikan, kuliner, Sumber Daya Manusia (SDM) dan ada juga beberapa hal lainnya.

Dijelaskannya, untuk mengembangkan bidang olahraga, Asner akan mempersiapkan Siantar menjadi tuan rumah di beberapa cabang olahraga. Mengingat tahun 2024 ini Sumut menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

Bidang SDM, Asner akan menempatkan para pejabat yang tepat pada posisinya. Untuk kuliner, dirinya akan menjadi Siantar pusat kuliner yang bersih, sehingga memancing wisawatan berkunjung.

“Termasuk mempersiapkan Siantar dalam menghadapi dengan nanti adanya Jalan Tol Medan-Parapat. Bagaimana Siantar ini menjadi tempat singgah,” ujarnya.

Di akhir visi misinya, Asner menyatakan, adanya ketidaksempurnaan, sehingga berharap semua pihak memberikan masukan untuk visi misinya.

“Tetapi saya paham betul bentuk dan letak geografis Siantar. Begitu juga tentang kultur, budaya dan karakter masyarakat Siantar,” pungkasnya.

Sementara Binsar Situmorang menyatakan visi misinya menjadikan ‘Siantar Bersinar’. Dinyatakan Binsar, Siantar akan dikembangkannya semaksimal mungkin.

“Siantar memang mempunyai potensi. Ini yang harus kita kembangkan, ketika saya menjadi Wali Kota,” ujarnya.

Sedangkan Rajamin Sirait menyatakan, akan membuat Siantar sesuai visi misinya ‘Siantar Bersih’. Diharapkannya, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini masyarakat dapat merubah pola pikir dalam hal memilih yakni menghilang money politic.

Sementara Nita Damanik menyatakan, dirinya menjadi Balon Wali Kota untuk mewujudkan cita-cita leluhurnya. Dia juga melakukan pencalonan dimaksud merupakan bisikan dari leluhurnya. (Akbar)