Fraksi Gabungan Persatuan Solidaritas DPRD Humbahas Mulai Tak Sejalan

Anggota DPRD Humbahas, Poltak Purba.

Humbahas, Lintangnews.com | Diketahui hubungan antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang memperoleh 1 kursi bergabung dengan Partai Perindo (2 kursi) menjadi Fraksi Persatuan Solidaritas di DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mulai tak sejalan.

Hal ini dapat dilihat dengan pandangan dan sikap kedua partai politik (parpol) itu terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Covid-19, Pansus Aset dan Pansus Tatib.

Poltak Purba, anggota dewan dari Fraksi Persatuan Solidaritas mengaku, sikap PSI yang ikut bergabung dengan Fraksi lainnya dalam pengusulan dan pembentukan Pansus itu menegaskan, koalisi tersebut tanpa sepengetahuan dirinya sebagai perwakilan dari partainya.

“Tidak pernah ada rapat internal Fraksi Persatuan Solidaritas tentang Pansus. Jadi saya tidak tau apa-apa tentang hal itu,” ujar Poltak, Jumat (17/9/2021).

Selain itu, ia mengaku juga tidak mengetahui nama Pansus yang dibentuk. “Saya belum mendapat apa pun pemberitahuan tentang Pansus. Entah Pansus apa saya tidak tau,” katanya.

Meski begitu, kata Poltak, partainya akan menyikapinya pembentukan Pansus itu, sehingga tercatutnya namanya sebagai anggota Pansus Tatib.

“Saya gak tau itu. Nanti ada waktunya saya sikapi. Tetapi tentang ada namanya saya sebagai anggota Pansus bukan atas sepengetahuan saya. Surat Keputusan (SK) saya kan belum ada di Pansus itu. Kalau ada surat pemberitahuan pada saya baru saya sikapi,” ujarnya.

Sebab menurut dia, jika ada membawa Fraksi, seharusnya dilakukan di rapat internal Fraksi terlebih dahulu. “Semestinya harus ada rapat Fraksi untuk semua yang mengatakan Fraksi. Tetapi nanti kan masih ada mekanisme di lembaga,” kata Poltak.

Disinggung apakah PSI tetap sejalan atau bertahan dengan Perindo melihat pandangan berbeda itu, Poltak mengatakan, pembentukan Fraksi telah diatur. “Pembentukan Fraksi itu telah diatur. Fraksi itu tidak bisa diganti. Tidak ada istilah bertahan dalam hal itu. Masa karena berbeda harus bubar Fraksi. Pembentukan Fraksi gabungan itu hanya sekali,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk mengawasi kinerja Pemkab Humbahas, DPRD setempat membentuk Pansus Covid-19, Pansus Aset dan Pansus Tatib.

Pembentukan itu merupakan usulan dari masing-masing Fraksi di DPRD Humbahas, Jumat (3/9/2021). Yakni Fraksi PDI-Perjuangan, Golkar, Hanura, NasDem, Gerindra-Demokrat dan Persatuan Solidaritas.

Untuk Pansus Covid-19 dari Fraksi PDI-Perjuangan, Daniel Banjarnahor dan Jamanat Sihite. Fraksi NasDem, Marsono Simamora, Fraksi Hanura, Sanggul Rosdiana Manalu, Fraksi Persatuan Solidaritas, Guntur Sariaman Simamora, Fraksi Golkar Marolop Situmorang dan Fraksi Gerindra-Demokrat (Gede) Jimmi Togu H Purba.

Pansus Aset, dari Fraksi PDI-Perjuangan, Kepler Torang Sianturi dan Minter Hulman Tumanggor, Fraksi NasDem, Normauli Simarmata, Fraksi Hanura, Muslim Simamora, Fraksi Persatuan Solidaritas ,Charles Heriyanto Purba dan Fraksi Golkar Bantu Tambunan, Fraksi Gede, Beresman Sianturi.

Selanjutnya, Pansus Tatib dari Fraksi PDI-Perjuangan, Masria Sinaga dan Tingkos Martua Silaban. Fraksi NasDem, Mutiha Hasugian, Fraksi Hanura, Martini Purba, Fraksi Persatuan Solidaritas, Poltak Purba, Fraksi Gede, Moratua Gajah, sera Fraksi Golkar Manaek Hutasoit dan Laston Sinaga. (DS)