Guru Nilai ada ‘Lompat Pagar’ dalam Mutasi Kepsek SMPN 1 Jorlang Hataran

SMP Negeri 1 Jorlang Hataran.

Simalungun, Lintangnews.com | Jonni Simatupang resmi menjabat Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun menggantikan Bahtiar Sidauruk yang kini menjadi Kepsek SMP Negeri 2 Tiga Dolok.

Menanggapi mutasi dan promosi jabatan Kepsek di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun ini, guru SMPN 1 Jorlang Hataran menilai ada aksi ‘lompat pagar’. Itu merujuk apa yang telah disampaikan Kepsek.

“Seperti lompat pagar lah. Pasalnya, Kepsek yang baru bilang dirinya dihunjuk Bupati, bukan dinas (Disdik Simalungun). Dan sepeser pun darinya tidak dipungut bayaran,” ungkap sumber guru SMPN 1 Jorlang Hataran, Minggu (28/4/2019).

Padahal, lanjut sumber, jika Bahtiar Sidauruk setiap tahun menyetorkan uang cas, yang tujuannya agar posisinya aman-aman. Namun terkait itu, Sekretaris Disdik, Parsaulian Sinaga menyerah membekap (melindungi) nya.

Menurut sumber, setelah ditelusuri, jika dulunya Bahtiar Sidauruk mau ditempatkan ke SMPN 3 Raya. Hanya saja yang bersangkuta tidak menerima, kardna Kepsek SMPN 3 Raya juga mau pensiun dan akan digantikan wakilnya.

“Akhirnya jadilah dia (Bahtiar) Kepsek SMPN 2 Tiga Dolok terhitung bulan Januari lalu. Uang cas itu sudah disetorkan ke dinas. Saya dengar sebesar Rp 50 juta. Dan sewaktu mau dipulangkan dinas, dia gak terima,” beber sumber.

Karena, dengan kata lain takut nonjobkan, Bahtiar menyatakan, menyetorkan uang itu supaya tidak di nonjobkan. Kalaupun dipindahkan, seharusnya di tempat yang wajar. Akhirnya diupayakan pihak Disdik Simalungun agar Bahtiar ditugaskan di tempatnya saat ini (SMPN 2 Tiga Dolok).

Terkait informasi yang dinilai miris itu, Jonni Simatupang belum berhasil dikonfirmasi. Meski nada dering panggilan teleponnya aktif. (zai)