Honor Jaga tak Jelas, Justru Pocong yang Muncul di RSUD Djasamen Saragih

Sejumlah personil Satpol PP saat foto bersama dengan adanya foto penampakan pocong.

Siantar, Lintangnews.com | Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, petugas jaga ruangan isolasi di RSUD Djasamen Saragih terpaksa mencoba tetap bersabar. Pasalnya, sudah 3 bulan honor jaga malam tak kunjung dicairkan.

IKLAN

“Belum ada cair bang, mulai dari pertama jaga,” sebut salah pegawai Satpol PP Pemko Siantar yang enggan disebut namanya kepada lintangnews.com, Jumat (22/5/2020) malam.

Selain soal honor jaga yang tak kunjung cair, dirinya juga menceritakan soal makanan yang tak memadai. “Kita ditugaskan 3 orang jaga, justru hanya 2 bungkus nasi bungkus yang dikirim,” keluhnya.

Disampaikannya, dalam melakukan penjagaan, dirinya bersama rekan-rekan yang lain hanya memakai masker seadanya. “Itu pun maskernya usaha sendiri lah, mana ada diberikan,” tuturnya.

Saat disinggung soal besaran honor yang diterima setiap harinya, dirnya mengungkapkan mereka dijanjikan sebesar 30 ribu perhari. “Ada yang bilang Rp 30 ribu per jaga, padahal di Simalungun saja Rp 130 ribu itu,” ungkapnya.

Ditambahkannya, di satu waktu, dirinya bersama rekan yang lain foto bersama usai jaga. Namun yang anehnya, ada gambar lain dalam foto tersebut.

“Lihat lah foto itu, kami ini foto bersama usai jaga. Tiba-tiba kita lihat hasil foto, ada seperti pocong. Sudah lah honor jaga tak cair, diteror pocong pula lagi. Apeslah,” tutupnya. (Elisbet)

 

 

 

IKLAN