HUT ke 74 RI, Polres Simalungun Laksanakan Kegiatan Donor Darah

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat mengikuti kegiatan donor darah.

Simalungun, Lintangnews.com | Bertempat di Poliklinik Polres Simalungun Asrama Polisi (Aspol) Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, Polres Simalungun dan jajaran melaksanakan kegiatan donor darah, Jumat (16/8/2019).

Rangkaian kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Republik Indonesia (RI), Polres Simalungun juga membagikan buku dan alat tulis kepada murid TK RA Balqis di Jalan Mojopahit, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan. Wakapolres, Kompol Bonggas Simarmata, Kabag Ops, Kompol Sri Lestari Widodo, Kabag Ren, Kompol Natanael Panjaitan, Kabag Sumda, Kompol Kitaman Manurung, para Kasat, Kapolsek, Perwira, personil Polres Simalungun dan Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI), Irwansyah Damanik.

Kapolres didampingi jajarannya melaksanakan pembukaan kegiatan donor darah Polres Simalungun dalam rangka memperingati HUT ke 74 Republik Indonesia.

Sebanyak 500 orang peserta mendonorkan darahnya terdiri dari personil Polres Simalungun dan masyarakat setempat.

Kapolres Simalungun saat membagikan buku dan alat tulis.

Kegiatan ini untuk memperbanyak stok kantong darah PMI agar dapat mudah tersalurkankan pada masyarakat yang membutuhkannya dan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam bidang kesehatan, serta mensosialisasikan pentingnya donor darah.

Kapolres Simalungun juga ikut menyumbangkan darah, begitu juga para Pejabat Utama (PJU) Polres Simalungun.

Kemudian peserta donor melewati seleksi pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan golongan darah dan kesehatan tubuh serta pengambilan darah.

Selanjutnya Kapolres Simalungun didampingi jajarannya melakukan pembagian buku dan alat tulis pada murid-mudir yang bersekolah di TK Raudhatul Athfal  Balqis, Jalan Mojopahit

Kapolres menyampaikan, agar seluruh murid harus bisa belajar dengan giat supaya dapat menjadi penerus bangsa yang berguna bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (rel/zai)