Simalungun, Lintangnews.com | Bripka Joel Gultom mendapatkan sebanyak 7 jahitan pada bagian kepala karena mengalami luka, Rabu (11/9/2019) sekira pukul 18.00 WIB.
“Dua luka di kepalanya dan mendapat 7 jahitan karena mengalami luka,” kata Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui Kapolsek Raya, AKP R Sinaga, Kamis (12/9/2019) sekira pukul 18.30 WIB.
Informasi diperoleh, oknum polisi yang bertugas di Polsek Raya itu diduga dianiaya, Warsito menggunakan batu.
Peristiwa penganiayaan terhadap Bripka Joel Gultom terjadi tak jauh dari rumah Warsito di Jalan Serdang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.
Sore itu, Bripka Joel Gultom melihat Wawa di seputaran Jalan Serdang. Ketika akan ditemui, Wawa merupakan warga Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, dan terlapor di Polsek Raya atas laporan, Dwi Hando Sinaga terkait dugaan penganiayaan langsung menghindar dan kabur.
“Sebenarnya, mau menyampaikan ke pada Wawa supaya menghadiri panggilan sebagai saksi atas laporan marga Sinaga terkait penganiayaan ringan. Bukan mau menangkap. Namun Wawa langsung menghindar,” terang Kapolsek.
Karena Wawa menghindar, Bripka Joel Gultom memilih pergi dari seputaran Jalan Serdang dan bertemu Warsito yang melakukan penganiayaan dari belakang, setelah melontarkan ucapan jika semua mau ditangkapi narkoba.
“Pas mau ke luar dari Jalan Serdang bertemu Warsito. Awalnya Warsito dicueki walaupun ada ucapannya, semua mau ditangkapi narkoba. Karena, memang bukan mau menangkap dan tidak wilayah hukum Polsek Raya. Namun dipukul dari belakang ketika mau ke luar dari lokasi kejadian,” papar Kapolsek.
Selain itu, ketika penganiayaan terjadi, Bripka Joel Gulton langsung berupaya melarikan diri dan memilih melapor ke Polres Siantar serta berobat ke RS Rasyida di Jalan Seram.
Pasca peristiwa penganiayaan itu, personil unit Jahtanras Polres Simalungun turun ke Jalan Serdang untuk mengamankan Warsito.
“Tadi malam kami sudah di lokasi dengan personil Polres Siantar dan masih dilakukan pengejaran. Karena perintah pak Kapolres harus dapat,” sebut AKP R Sinaga. (Zai)


