Ini Penyebab Puluhan Tower Komunikasi di Asahan Disegel

Pihak Bapenda Asahan saat menyegel tower di Jalan Tusam Kisaran.

Asahan, Lintangnews.com | Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Asahan menyegel puluhan tower di wilayah itu, Rabu (2/1/2019).

Penyegelan Base Transceiver Station (BTS) yang merupakan infrastruktur telekomunikasi memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator tersebut dilakukan karena menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Tower-tower itu belum bayar PBB, sehingga diambil langka penyegelan,” ujar Kaban Bapenda, Mahendra saat melaksanakan penyegelan di salah satu tower di Kota Kisaran.

Penyegelan kata Mahendra, dilakukan dengan mengembok dan menempel stiker yang bertulisan pemberitahuan bangunan belum melunasi PBB.

“Bila ingin dibuka hubungi kami di Bapenda. Jangan coba-coba dibuka dan akan kami laporkan ke polisi,” kata Mahendra sembari mengatakan, sebelumnya pihaknya telah memberitahukan pada pihak pilih tower.

Terkait dengan dana yang tertunggak terhadap puluhan tower itu diperkirakan sebesar ratusan juta tidak dapat dikutip, karena kurang koperatifnya pemilik tower. Ditambah lagi dengan PBB dari Kecamatan.

“PBB kita jadi tidak tercapai 100 persen, dan salah satu penyebabnya tidak koperatifnya pemilik tower,” ucap Mahendra, seraya menuturkan, dari data tunggakan para pemilik tower selama 2-4 tahun. (heru)