Ini Tanggapan Fraksi PDI-P Soal Pengajuan Hak Angket untuk Wali Kota Siantar

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Persoalan pengajuan hak angket yang dilakukan oleh 20 orang anggota DPRD Siantar, mendapat tanggapan dari Suandi Apohman Sinaga selaku Ketua Fraksi PDI-Perjuangan.

Dikonfirmasi lewat telepon, anggota Komisi II DPRD Siantar ini mengutarakan sependapat dengan apa yang dilakukan sejumlah rekannya dalam mengajukan hak angket.

“Kami kan baru siap Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan kita juga belum rapat dalam menentukan sikap terkait hal itu. Namun kalau pendapat kawan-kawan di Fraksi PDI-Perjuangan sama dengan yang 20 orang anggota DPRD yang mengajukan hak angket,” ungkap Suandi, Kamis (16/1/2020).

Ia menegaskan, dirinya sepakat dengan sikap 20 anggota DPRD Siantar dalam pengajuan hak angket. “Kita baru ada agenda partai, Ketua saja masih di luar kota. Tunggu lah kami rapat dulu. Semalam kan di pengajuan hak interpelasi kita ikut. Ada 4 orang dari Fraksi PDI-Perjuangan,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Siantar, Mangatas Silalahi juga salah satu penggagas hak angket mengatakan, munculnya gagasan ini berawal dari ide sejumlah kawan-kawan.

“Soal anggota Fraksi PDI- Perjuangan yang tidak ikut di pengajuan hak angket padahal ikut di hak interpelasi, masa kita ngomong-ngomong. Ini kan kemarin usulan kawan-kawan dinaikkan ke Hak angket karena tetap menyangkut persoalan publik,” tutur Ketua Partai Golkar Siantar ini.

Soal Fraksi PDI-Perjuangan, Mangatas mengucapkan bisa diketahui ketika hal ini dijadwal nantinya.  “Kalau dijadwal maka mereka pasti tahu ada pembahasan hak Angket. Jadi kalau mereka mau ikut ya terima kasih, kalau nggak mau ikut cemana kita mau memaksa,” terangnya.

Ia mengakui dalam pengajuan hak angket tidak pekerjaan mudah, karena membutuhkan 3/4 dari jumlah anggota DPRD Siantar. “Kita pun paham itu, nggak gampang. Kayak di Jember kan lagi pengajuan hak angket juga itu. Kalau di lobi ke PDI-Perjuangan, nggak mungkin lah,” jelas Mangatas.

Persoalan hak angket ini, Mangatas mewarning bisa berujung ke impeachment. “Ini bisa berujung ke pemakzulan Wali Kota, kan nggak mungkin lah kita melobi lagi. Aku nggak tau kalau PDI-Perjuangan selaku peraih kursi terbanyak belum mendapat instruksi dari ketua partai nya. Pastinya kemarin waktu pengajuan hak interpelasi, ada 4 orangnya dari Fraksi PDI-Perjuangan yang melakukan tanda tangan,” tutup Mangatas. (Elisbet)