Ini Tindakan Wali Kota Sikapi Gejolak di Siantar

Wali Kota Hefriansyah beberapa waktu lalu saat memberikan sambutan dalam suatu acara.

Siantar, Lintangnews.com | Wali Kota Siantar, Hefriansyah sepertinya merespon polemik pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh Damanik.

Ini terlihat dari adanya surat undangan tertanggal 29 November 2018 kepada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat se Kota Siantar yang beredar diluas di media sosial.

Seperti diketahui, ada 2 kelompok yang menyampaikan hal yang berbeda. Pertama, tuntutan dari kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Gabungan Masyarakat Islam Siantar (Gamis) yang meminta Tugu Raja Sangnaualuh agar dipindahkan.

Surat Wali Kota Siantar mengundang pertemuan membahas pembangunan Tugu Sangnaualuh.

Lalu sikap dari Gerakan Patunggung Simalungun (GPS) masyarakat dari Suku Simalungun yang tetap mempertahankan agar Tugu Raja Sangnaualuh tetap di Lapangan Adam Malik.

Dalam surat yang dilihat oleh lintangnews.com, Sabtu (1/12/2018), Wali Kota menyampaikan menyikapi dinamika sosial budaya yang sedang terjadi di Siantar, pihaknya mengajak Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat se Kota Siantar untuk mencari solusi dari persoalan tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Bapeda Senin (3/12/2018) juga sebagai silaturahmi kepada sejumlah tokoh di Siantar. (elisbet)