Jembatan Ambruk di Padang Sari Butuh Perhatian Serius dari Pemkab Asahan

Kondisi jembatan yang ambruk.

Asahan, Lintangnews.com | Jembatan penghubung antara wilayah Dusun I, II dan III Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan diketahui ambrol sejak Kamis (4/4/2019) malam.

Diketahui, jembatan dengan panjang sekitar 5 meter itu runtuh akibat hujan lebat, sehingga membuat arus sungai deras di sisi penopang jembatan. Akibatnya, jembatan tersebut runtuh seketika.

Erick warga setempat menjelaskan, sebelumnya 5 bulan yang lalu jembatan itu sudah ambruk. Namun belum parah, karena masih bisa disokong dengan menggunakan bambu.

“Kejadian yang terjadi malam hari saat hujan deras mengguyur wilayah di sini, sehingga membuat arus sungai deras. Jembatan itu memang sudah ambruk sebelumnya, sehingga ditambah arus sungai kemarin malam semakin membuat jembatan ambruk,” ujar Erick di lokasi ambruknya jembatan, Jumat (5/4/2019).

Erick menuturkan, dampak runtuhnya jembatan itu membuat warga sekitar yang hendak menuju Dusun I, II dan III harus memutar jalan dengan menambah jarak tempuh sekitar 2 km.

Pantauan lintangnews.com di lokasi banyak pengguna jalan harus memutar arah jalaan. Khususnya bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) harus berjalan kaki menyeberangi jembatan. Sebab orang tua mereka yang mengantarkan tidak bisa melewati jembatan dengan menggunakan kendaraan.

Warga meminta kepada pihak Pemkab Asahan untuk secepatnya memperbaiki jembatan itu. Sebab jembatan itu merupakan akses menuju salah satu sekolah di mana setiap hari pelajar SD melintasinya.

“Jangan dibiarkan lama-lama penanganannya. Sebab jembatan itu merupakan akses menuju ke kantor Pemerintah Desa dan Kecamatan,” sebut Eric. (handoko)