Jonas Bangun Pimpin Pengkab Taekwondo Indonesia Simalungun Periode 2021-2025

Penyerahan SK kepada Jonas Bangun selaku Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Simalungun periode 2021-2025.

Simalungun, Lintangnews.com | Musyawarah Kabupaten (Muskab) Taekwondo Kabupaten Simalungun telah selesai dilaksanakan, Sabtu (14/8/2021), bertempat di Hall MPC Pemuda Pancasila (PP) Simalungun.

Jonas Bangun terpilih menjadi Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Simalungun periode 2021-2025.

Pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini terpilih secara aklamasi dalam musyawarah itu. Sebab, panitia hanya menerima 1 orang calon yang dicalonkan 8 unit dari 12 unit yang ada.

Muskab yang dipimpin pimpinan sidang Dian Purba itu berlangsung dengan singkat dan padat. Sebab hingga kini, pandemi Covid-19 belum berakhir. Dojang se-Simalungun hadir pada musyawarah tersebut.

Ketua Demisioner Pengkab Taekwondo Indonesia Simalungun, Elkananda Shah mengucapkan selamat kepada Jonas.

“Semoga estafet ini bersambung terus dengan silaturahmi yang baik. Saya berharap, Dokter Jonas bisa berbuat lebih baik untuk Taekwondo Simalungun,” kata Elkananda.

Sementara itu, Ketua Harian Pengprov Taekwondo Indonesia Sumatera Utara, Rifai mengapresiasi estafet yang dilakukan Elkananda Shah.

Menurut Rifai, di era Elkananda, Taekwondo Simalungun berkembang begitu pesat. Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, banyak atlet dan dojang yang bertambah.

“Taekwondo Simalungun juga berhasil meloloskan atletnya hingga ke SKO Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di  Jakarta. Atlet dari cabang Taekwondo menjadi satu-satunya atlet Simalungun yang berhasil lolos ke SKO Kemenpora. Ini prestasi yang cukup membanggakan,” ungkap Rifai.

Sekretaris Demisioner Pengkab Taekwondo Indonesia Simalungun, Bismar Sibuea juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras melaksanakan musyawarah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bang Elkananda atas kepemimpinan selama ini,” ujarnya.

Bismar menambahkan, kedepan, akan diagendakan event-event kejuaraan. “Karena masih pandemi, kejuaraan harus ditunda. Kita harap, Simalungun tetap bisa menjaga kualitas dan kuantitas atletnya. Semoga pengurus yang baru bisa membawa Taekwondo Simalungun semakin jaya,” tutup Bismar. (Rel)